Universitas Widya Gama Mahakam
Politik

Sarwono Pilih Jalur Independen pada Pilwali 2020

Selain itu, tahapan pengusungan calon di partai politik tak semudah di jalur independen yang hanya memerlukan dukungan masyarakat. Kata dia, mekanisme internal partai yang tersentral di pusat memerlukan komunikasi yang panjang.

“Kita jalan saja dulu lewat jalur independen. Kalau nanti ada jalur lain, itu sah-sah saja,” katanya.

Dari periode ke periode Pilwali Samarinda, calon independen kerap disisihkan calon yang diusung partai politik. Menanggapi hal ini, Sarwono mengaku tak gentar.

Baca Juga

“Tidak ada salahnya kita buat sejarah. Toh hal ini juga pernah terjadi di daerah lain,” tegasnya.

Dia menyebut, relawannya akan mendeklarasikan pencalonannya di Pilwali Samarinda pada hari Rabu (14/8/2019).

Setelah melakukan deklarasi, timnya akan mengumpulkan kartu tanda penduduk (KTP) sebagai bukti dukungan dan syarat pencalonannya.

“Ribuan orang yang mau mendeklarasikan saya ini siap mendukung saya. Baik sebagai wali kota maupun wakil walikota. Banyak orang yang sudah menyatakan diri untuk mendukung saya. Bahkan ada yang meneteskan air mata,” bebernya.

Sarwono menjelaskan, pihaknya tak memiliki pendukung yang terpusat di kecamatan tertentu. Dukungan masyarakat di semua kecamatan di Samarinda akan digalang oleh timnya.

“Basis kita tidak di wilayah seberang, utara, atau kota sama. Semuanya akan kita upayakan untuk mencari dukungan,” sebutnya. (qn/boy)

Laman sebelumnya 1 2

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

Check Also
Close
Back to top button