Politik

Sarwono Pilih Jalur Independen pada Pilwali 2020

Sarwono bersama timnya menyampaikan sikap menjelang tahapan Pilwali Samarinda. (qn/diswaykaltim)

Samarinda, DiswayKaltim.com – Politisi Partai Keadilan Sejahtera (PKS), Sarwono, memastikan bakal meramaikan kontestasi Pemilihan Wali Kota (Pilwali) Samarinda pada 2020.

Hal ini disampaikannya saat mengadakan konferensi pers di Restoran D’Penyetz and D’Cendol Samarinda, Rabu (13/8/2019) siang.

Baca Juga

Dia mengaku, telah berkomunikasi dengan Gubernur serta Wakil Gubernur Kaltim; Isran Noor dan Hadi Mulyadi. Keduanya memberikan dukungan moril kepada wakil rakyat yang pernah menjabat selama tiga periode di DPRD Samarinda itu.

Sarwono menyiapkan diri sebagai calon wali kota atau wakil wali kota dari jalur independen. Namun dia tak menutup kemungkinan akan mencalonkan diri lewat partai politik.

Pasalnya, proses tersebut terus berjalan seiring komunikasi yang intens dengan pengurus partai politik yang berpotensi mengusungnya di Pilwali Samarinda.
Meski begitu, tiga bulan sebelum pendaftaran calon, Sarwono bersama timnya akan terlebih dulu menghimpun dukungan dari publik melalui jalur independen.

Opsi ini dinilai dapat memuluskan langkahnya karena tahapannya lebih awal dibanding calon yang diusung partai politik.

“Ini bukan berarti mengabaikan dukungan partai. Partai tetap kita hormati bahkan kita membangun komunikasi. Pada kesempatan ini kita ingin maju independen karena semangatnya ingin membuka ruang bagi partisipasi publik,” ucapnya.

Meski telah membangun komunikasi dengan partai politik, Sarwono tak ingin terlalu percaya diri dengan dukungan partai. Sebab pengurus partai memiliki hak mengusung kadernya di pesta demokrasi lima tahunan tersebut.

Selain itu, tahapan pengusungan calon di partai politik tak semudah di jalur independen yang hanya memerlukan dukungan masyarakat. Kata dia, mekanisme internal partai yang tersentral di pusat memerlukan komunikasi yang panjang.

“Kita jalan saja dulu lewat jalur independen. Kalau nanti ada jalur lain, itu sah-sah saja,” katanya.

Dari periode ke periode Pilwali Samarinda, calon independen kerap disisihkan calon yang diusung partai politik. Menanggapi hal ini, Sarwono mengaku tak gentar.

“Tidak ada salahnya kita buat sejarah. Toh hal ini juga pernah terjadi di daerah lain,” tegasnya.

1 2Laman berikutnya

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

Back to top button