UWGM Sukses Vaksin 2.000 Mahasiswa

Dukung Program Pemerintah Songsong PTM Kampus

Samarinda, nomorsatukaltim.com – Universitas Widyagama Mahakam (UWGM) Samarinda Sabtu (18/9) pagi tadi sukses melakukan vaksin masal. Yakni sebanyak 2.000 dosis untuk mahasiswa, alumni, tenaga pendidik dan tenaga kependidikan serta masyarakat umum.

Aksi mendukung program pemerintah dalam percepatan dan pemerataan vaksinasi di Indonesia ini di helat di Kampus Biru -sebutan UWGM- Jalan KH Wahid Hasyim Nomor 28 Sempaja. Juga untuk persiapan menyongsong perkuliahan tatap muka (PTM) di universitas yang memiliki kurang lebih 4.000 mahasiswa aktif ini.

Uwgm

UWGM terus menggenjok program vaksinasi 70 persen di lingkungan kampus dan masyarakat sekitar. Agar program PTM di Kampus Biru ini bisa nirmal kembali.

“Vaksinasi ini bertujuan untuk menyambut perkuliahan tatap muka di kampus. Vaksinasi di UWGM ini ada dua tahap. Pertama saat ini ada 2.000 peserta dan kedua pada Jumat 24 September sebanyak 1.000 peserta,” jelas Rektor UWGM Samarinda, Dr Drs Ali Mushofa didampingi Wakil Rektor I, M Astri Yulidar Abbas dan Kepala Biro Adminstrasi Umum (BAU), Drs H Mukhsin pada Harian Disway Kaltim dan Nomorsatukaltim.com group dari Disway News Network (DNN).

Ditambahkan Mushofa, tahap dua sebanyak 1.000 peserta nanti untuk mahasiswa dan masyarakat umum disekitaran kampus. Syaratnya cukup menunjukkan KTP dan kartu kendali yang sudah daftar untuk registrasi di panitia.

Acara kerjasama antara UWGM-Dinas Kesehatan Samarinda-Gabungan Pengusaha Kelapa Sawit Indonesia (Gapki) Kaltim-Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Kaltim ini tentunya mengutamakan protokol kesehatan (Prokes) ketat. Yakni wajib antrian berjarak, terapkan 5M, masker dobel dan kondisi sehat.

Vaksin uwgm

PANITIA vaksinasi UWGM untuk 2.000 peserta tahap pertama

Kami berpesan pada peserta yang sudah vaksin wajib mematuhi prokes ketat 5M. Insya Allah tujuan mendukung program pemerintah vaksinasi di UWGM 70 persen tercapai. Sehingga warga kampus UWGM dan masyarakat Samarinda aman dalam melakukan aktivitas perkuliahan,” harap Ali Mushofa

Mukhsin menguraikan suntik vaksinasi di UWGM ini dilakukan di 8 ruang dibantu tim medis dari 8 Puskesmas. Tentunya dengan pemeriksaan tensi darah, kondisi kesehatan calon penerima vaksin dan dilakukan observasi 30 menit usai vaksin.

Kemudian setiap peserta akan mendapatkan kartu vaksin dari peduli lindungi. Ia mengajak bagi mahasiswa dan masyarakat Kota Tepian, khususnya sekitar kampus UWGM untuk mendaftar secara online di UWGM di link https://bit.ly/Vaksinuwgm.

“Dalam sehari vaksinasi dibagi menjadi dua kloter. Pagi dan siang sampai sore. Dihimbau bagi peserta yang sudah daftar online agar tetap mematuhi Prokes 5M dilokasi vaksin. Agar pandemi bisa cepat usai. Sehingga program perkuliahan akademik dan non akademik bisa berjalan normal seperti biasanya,” ujar Muhhsin. (adv/hry)

Leave A Reply