Universitas Widya Gama Mahakam
Opini

Budaya Mengucapkan Terima Kasih

Oleh: Anthonius Dhinar H.W

TERIMA kasih (Indonesia), Thanks atau Thank You (Inggris), Teurimong Gaseh Beh (Aceh), Matur Nuwun (Jawa), Hatur Nuhun (Sunda), Mokaseh (Palembang), Kurru Sumange (Sulawesi Selatan), Matur Suksma (Bali), Amanai (Papua) dll.

Sebuah kata yang sering diucapkan seseorang ketika membalas lawan bicara baik pria ataupun perempuan yang memberi sesuatu baik itu ucapan, hadiah, perhatian, mengingatkan (reminder), semangat dalam kondisi baik ataupun tidak baik. Bisa juga kejutan dan dalam banyak bentuk lainnya.

Terima kasih adalah Sebuah bentuk ekspresi menghargai yang paling umum dilakukan sebelum bentuk ekspresi lainnya, seperti menjabat tangan, memeluk, mencium dan lain sebagainya.

Mudah diucapkan tetapi sulit ataupun “Pelit” untuk dilakukan. Atau karena dirasa seperti hal biasa saja makanya tidak dilakukan. Dengan arti memiliki persepsi sudah lazim dilakukan dan diucapkan ataupun tidak, pasti orang sudah tahu akan terjadi pengucapan kata itu.

Baca Juga

Kebiasaan kita saat dewasa ini untuk mengucapkan terima kasih, tidak jarang terbentuk saat kita dibiasakan oleh orang tua kita saat kecil, saat tumbuh kembang kita di tengah dan lingkungan keluarga inti dan keluarga besar kita.

Budaya mengucapkan maaf “Nuwun Sewu” harus terus dilestarikan dan dibiasakan agar kita bisa menghargai sesama kita ataupun berguna untuk melestarikan cerminan budaya negara kita Indonesia.

Katanya manusia ini mahluk sosial yang berarti makhluk yang tidak dapat hidup sendiri, memiliki dorongan untuk saling berinteraksi dengan manusia lain. Misalnya hidup berkelompok karena memiliki kepentingan dan tujuan yang sama.

Dengan menjadi manusia sosial yang berinterkasi mengenal dan dekat dengan mahluk lain patutlah kita bisa menghargai satu sama lain dengan cara memberi ucapan yang sangat simpel tetapi sulit dilakukan, yaitu terima kasih.

Banyak contoh nyata perilaku yang bisa kita cermati dan jadikan rujukan dalam hal mengungkapkan rasa terima kasih kita atas apa yang diberikan orang lain kepada kita, seperti saat orang tua mengingatkan kita untuk belajar, bangun pagi dll.

1 2Laman berikutnya

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

Check Also
Close
Back to top button