Boaz Solossa Belum Temukan Permainan Terbaik

Samarinda, nomorsatukaltim.comBorneo FC Samarinda kembali mendapat hasil imbang bersua Persib Bandung di laga lanjutan Liga1. Skor kacamata menjadi cerita akhir pertandingan tersebut. Bermain di bawah tekanan hebat penggawa Maung Bandung, asuhan pelatih interim Amiruddin cukup kesulitan membongkar pertahanan lawan.

Duet Fransisco Torres dan Boaz Salossa dibuat tak berkutik. Minim peluang. Sepanjang babak pertama tak ada ancaman yang begitu membahayakan gawang Persib. Sorotan keduanya pun mulai ramai. Terutama performa Boaz.  Eks Persipura Jayapura itu dinilai belum mampu memberikan penampilan terbaiknya. Pada akhirnya Boaz ditarik keluar menit 52 digantikan Wawan Febrianto untuk memberikan tekanan lebih.

Asisten pelatih Borneo FC Samarinda Amiruddin mengatakan mantan penyerang Timnas Indonesia itu masih butuh waktu adaptasi.  Meski ia tetap memuji peningkatan permainan yang ditunjukan Boaz.

“Mungkin belum kembali ke top performance karena mengalami keterlambatan gabung ya, makanya masih kita adaptasikan. Alhamdulillah secara umum ada peningkatan. Semoga segera kembali ke top performance,” katanya pada sesi konferensi pers.

Selain Boaz yang jadi sorortan, pria asal Makassar itu juga mendapat pertanyaan terkait penampilan gelandang serang yang jadi motor serangan tim. Jonathan Bustos banyak menyedot perhatian setelah penampilan apiknya di laga perdana. Tapi saat berhadapan Persib, Bustos tampak kewalahan menghadapi kawalan ketat skuat Maung Bandung.

“Mungkin secara individu memang kurang. Mendapat kawalan dari Klok dan Rasyid sepanjang pertandingan mungkin itu jadi berat buat Bustos,” bela Amiruddin.

Sepanjang laga, Borneo FC Samarinda dinilai bermain lebih bertahan. Setelah dibombardir terus menerus oleh Beckham cs. Namun kembali Amir menyebut bahwa justru anak asuhnya bermain lebih terbuka dan menyerang. Terbukti dengan statistik akhir yang menempatkan Pesut Etam sama-sama memiliki 3 kali shot on target.

Sementara urusan tekel menekel di lapangan, dalam rangka mengantisipasi serangan. Maung Bandung unggul 16 kali sapuan. Pesut Etam tercatat 9 kali. Termasuk catatan pelanggaran, Maung Bandung mengambil langkah praktis itu sebanyak 21 kali pelanggaran. Sementara asuhan Amiruddin melakukanya 12 kali.

Secara umum jalannya laga di menangi Persib Bandung, Borneo FC yang mengandalkan Torres di depan kerap menemui jalan buntu. Namun Persib juga tidak lebih baik. Serangan yang dilancarkan Maung Bandung juga tak menemukan klimaksnya. Penampilan apik Angga Saputro malah membuat penyerang Bandung frustasi.

“Pertahanan tadi, justru kami lebih ofensif di lapangan, tidak hanya bertahan. Kami berani ambil resiko dengan usaha mendapat kemenangan,” tandasnya

Kendati demikian, Amir sangat yakin anak asuhnya bisa kembali menuai hasil positif. Pasukan Samarindans akankembali menghadapi laga berat melawan Bali United, Selasa (28/9/2021). Bermodal empat laga terakhir, ia optimis raih poin penuh.

“Pastinya ada diskusi dulu nanti di tim pelatih. karena kita hanya punya  empat hari dan akhirnya recoveri kami tidak ideal. Semoga mendapat hasil terbaik,” pungkasnya. (frd/fdl)

Leave A Reply