HLOlahraga

Mengenal El Caballo Dandito, Klub Berkuda Milik Rudy Setiawan

Balikpapan, nomorsatukaltim.com– Sebagian besar warga Balikpapan tentulah tahu siapa Rudy Setiawan. Pemilik rumah makan kepiting nan tersohor, Kepiting Dandito. Tapi kali ini, kita tidak bercerita soal Rudy dan bisnis kepitingnya. Melainkan mainan baru pengusaha kharismatik itu. Berkuda.

Sebenarnya sudah sejak lama Rudy Setiawan ingin punya kuda. Tapi, niat itu dikubur dalam-dalam karena ada anggapan kalau kuda tidak cocok hidup di Balikpapan. Yang punya iklim berbeda dengan Pulau Jawa ataupun Nusa Tenggara. Tempat di mana kuda banyak berada. “Saya tahu kuda itu ada di tempat wisata saja. Selebihnya juga ada di Balikpapan. Tapi  untuk dimasak jadi Coto Kuda,” kata Rudy kepada nomorsatukaltim.com baru-baru ini. Rudy nyaris melupakan impiannya untuk punya kuda itu. Sampai, pada tahun 2017. Pengusaha yang juga rekan dekatnya, Jose Hormigas membangun rumah kuda. Yang belakangan cukup eksis itu. Backwood Horse Riding. Rudy pun mulai bertanya-tanya. Kok bisa? Bagaimana caranya? Ia pun mulai belajar banyak soal perkudaan. Baik dari Jose, rekan lainnya, ataupun dari sumber bacaan. Sampai ia berada di titik ‘ternyata kuda tak cocok di Balikpapan cuma mitos’. Rudy lalu mulai merealisasikan mimpi lamanya itu. “Dari Backwood muncul stable yang lain juga di Balikpapan. Saya belakangan bangun stable. Kuda juga belakangan belinya,” ungkap pria 60 tahun itu. Lahirlah El Caballo Dandito. Klub berkuda punya Rudy. Berada di tempat wisata miliknya Gifta Garden. Sekitar 23 kilometer dari pusat kota. Nama El Caballo diambil dari bahasa Spanyol. Caballo artinya kuda. Sedangkan Dandito tentu diambil dari nama restoran miliknya Kepiting Dandito. Tak ada alasan khusus memberi nama itu. Bagi pria berkacamata itu, yang penting beda. “Jadi El Caballo Dandito artinya kudanya Dandito. Biar beda saja dari yang lain. Ada yang pakai gaya Amerika misalnya Backwood. Ada keislamannya Ghazwah. Kita pakai gaya Spanyol,” seloroh Rudy. El Caballo Dandito ke depan tidak hanya diproyeksikan untuk klub olahraga kuda saja. Rudy punya rencana lain. Ia mengusung konsep wisata berkuda hingga sekolah berkuda. Niat Rudy untuk memperkenalkan berkuda sangat sederhana. Mengikuti sunnah Nabi Muhammad SAW. Olahraga yang tak lekang oleh waktu. Itu pula yang menjadikan Rudy mulai mencintai berkuda.

1 2 3Laman berikutnya

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

Check Also
Close
Back to top button