Olahraga

Dua Bocah SD Ini Torehkan Prestasi di Kejurprov Catur Kaltim

Rafael Rori dan Sergio Rori, dua perwakilan Kukar yang meraih medali di di Kejurprov Percasi Kaltim. (qn/diswaykaltim)
Samarinda, DiswayKaltim.com – Dua bersaudara yakni Rafael Rori (11) dan Sergio Rori (9) meraih medali di Kejuaraan Provinsi (Kejurprov) Persatuan Catur Seluruh Indonesia (Percasi) Kaltim.

Dalam pertandingan yang ditutup Minggi (25/8/2019) hari ini, Rafael mengantongi medali perunggu. Sementara sang adik, berhasil menyabet medali emas.

“Saya senang. Baru kali ini dapat medali emas. Sebelumnya dapat juara dua dan tiga,” kata Sergio kepada DiswayKaltim.com.

Baca Juga

Atas gelar yang diraihnya, pelajar di SDN 009 Tenggarong ini akan mewakili Kaltim dalam Kejuaraan Nasional (Kajurnas) Percasi yang diselenggarakan tahun ini di Ambon.

“Saya bersedia mewakili Kaltim di Ambon,” ucap perwakilan Percasi Kutai Kartanegara (Kukar) itu.

Sugeng Prayitno, pelatih Rafael dan Sergio, mengaku kemampuan kedua anak asuhnya belum dikembangkan secara maksimal. Namun kelebihannya, mereka memiliki semangat saat bertanding.

“Ada pengaruhnya di situ. Walaupun pelajarannya belum sempurna, tapi karena mereka semangat, bisa mendapat medali,” jelasnya.

Dua bersaudara tersebut berlatih di Jalan Danau Aji, Tenggarong, Kukar. Mereka dibimbing Sugeng. Setiap pekan, para pelajar yang sedang menimba ilmu di SD ini berlatih tiga sampai empat kali dalam sepekan.

“Sergio ini dapat referensi dari temannya. Kemudian dia memutuskan berlatih dengan saya. Dia sudah berlatih setahun lebih,” bebernya.

Kata dia, tidak hanya Rafael dan Sergio yang mendapatkan medali dari perwakilan Kukar di Kejurprov Percasi Kaltim. Para atlet catur Kukar meraih 10 medali di kejuaraan tersebut.
Sugeng menegaskan, mereka datang secara mandiri tanpa didukung pemerintah setempat.

Dana operasional hingga biaya pelatihan pun didapatkan dari swadaya orang tua atlet, pelatih, dan pengurus Percasi Kukar.

Setelah para atlet tersebut meraih sepuluh medali di Kejurprov, mereka akan berlaga di Kejurnas dan Pra PON. Karena itu, bantuan dari Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Kukar sangat dibutuhkan selama menjalani training center dan operasional di kejuaraan itu.

“Kita harapkan bantuan lewat Dispora dan KONI. Untuk menunjang kegiatan ini, dibutuhkan dana yang tidak mungkin kita andalkan lagi gotong royong,” ucapnya. (qn/boy)

1 2Laman berikutnya

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

Back to top button