Universitas Widya Gama Mahakam
BalikpapanNasional

Bantuan Tak Merata, Pengungsi Korban Gempa Sulbar Butuh Makanan dan Obat-Obatan

Balikpapan, nomorsatukaltim.com – Kabar datang dari pengungsian korban gempa di Desa Besuluang, Kecamatan Pamboang, Kabupaten Majene, Sulawesi Barat (Sulbar). Abram, warga Balikpapan yang kini ada di pengungsian, menyampaikan kondisi para pengungsi korban gempa Sulbar makin melemah. Setelah tiga hari belakangan belum mendapat bantuan yang merata.

Ia menggambarkan kondisi pengungsian di sana. Satu tenda berisi enam kepala keluarga (KK).

“Jumlah pastinya berapa KK, saya tidak tahu. Tapi yang paling kita butuhkan saat ini makanan dan obat-obatan,” ujar Abram, dihubungi media ini dari lokasi pengungsian, Senin (18/1/2021) petang.

Adapun toko dan minimarket yang menyediakan perlengkapan sehari-hari tutup. Sehingga pengungsi kesulitan dalam memenuhi kebutuhannya saat ini.

Baca Juga

“Setelah tiga hari bertahan di pengungsian, mulai banyak yang masuk angin dan diare,” terangnya.

Ia menyebut, para pengungsi yang sekarang berada di Majene bukan hanya warga sekitar. Tapi juga menampung warga Mamuju, dan sebagian lagi warga Desa Malunda. Yakni desa yang sangat terdampak gempa, selain Mamuju.

“Banyak juga yang ke Majene karena sudah rata tanah rumahnya,” ucap ayah tiga anak tersebut.

Menurut informasi yang dia terima, tempat pengungsian tidak hanya ada di Majene. Tapi setiap daerah sudah ada tempat pengungsian. Namun sebagian masyarakat di Mamuju dan Desa Malunda mengalami trauma dan ketakutan akan ramalan adanya gempa susulan.

1 2Laman berikutnya

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

Back to top button