Nasional

September Ini PMI Tujuan Arab Saudi Berangkat

banner diskominfo kaltim

Ketum Apjati Ayub Basalamah. (ist)

Jakarta, DiswayKaltim.com – Para peminat kerja di Arab Saudi kini bisa bernafas lega. Betapa tidak, dalam waktu dekat ini pekerja migran Indonesia PMI/TKI tujuan Arab Saudi akan kembali diberangkatkan secara legal dan berkelanjutan. Pemberangkatan tersebut nantinya tentu akan menjadi sejarah baru semenjak pemerintah memberlakukan moratorium atau penundaan pengiriman PMI ke Arab Saudi sejak 2011.

”Sekarang ini kami mengundang syarikah-syarikah yang besar di sana untuk membahas bagaimana tata kelola dan tata niaga yang baik untuk penempatan PMI di Arab Saudi sistem satu kanal,” ungkap Ketua Umum (Ketum) Apjati  (Asosiasi Perusahaan Jasa Tenaga Kerja Indonesia) Ayub Basalamah di sela pertemuan bisnis dengan mitra 19 perusahaan/syarikah dari Arab Saudi di Jakarta, Senin (22/7/2019).

Dikatakan, Pemerintah Indonesia dan Arab Saudi sudah menyepakati kerja sama bilateral Sistem Penempatan Satu Kanal (one channel) PMI.

Dalam sistem tersebut, penempatan PMI tidak lagi menggunakan sistem kafalah atau majikan perseorangan. Penempatan PMI kini menggunakan sistem syarikah atau perusahaan yang ditunjuk dan bertanggung jawab kepada pemerintah Arab Saudi.

”Pemerintah Arab Saudi sepakat dengan sistem satu kanal ini maka tidak akan mengeluarkan visa selain dari sistem ini,” ujarAyub.

Menindaklanjuti kerja sama biliteral tersebut Apjati berdiskusi dengan para syarikah Arab Saudi untuk pelaksanaan lebih teknis. ”Tentang bagaiman gaji dibayar, tiap tanggal berapa, one day off (libur). Mereka (PMI) juga boleh membawa hand phone,” tuturnya.

Ayub mengatakan, pemerintah juga antusias menata kembali penempatan PMI. Hal tersebut membuat pihaknya semangat dan lebih kokret dalam membantu pemberangkatan PMI ke depannya. ”Saya berharap di Agustus ini sudah bisa mendata PMI di 50 titik kantor-kantor bursa lowongan kerja yang sudah dibangun,” ucapnya.

Dikatakan, menurut UU terkait kini P3MI (Perusahaan Penempatan Pekerja Migran Indonesia)  tidak bisa lagi merekrut calon PMI. Dibuatlah kantor-kantor bursa lowongan kerja ke Arab Saudi di lokasi kantong-kanton PMI. ”Kantor-kantor bursa inilah yang nanti memfasilitasi semua kepentingan PMI dan P3MI. Artinya pencari kerja dan pemberi kerja bertemunya di bursa ini,” ungkapnya.

1 2 3Laman berikutnya

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

Check Also
Close
Back to top button