Samarinda

Wali Kota Samarinda Andi Harun: Wisata Kuliner Marimar Tidak Ditutup

Samarinda, nomorsatukaltim.com – Wali Kota Samarinda Andi Harun menjawab kabar wisata kuliner Marimar di Jalan Slamet Riyadi Tepian Mahakam ditutup pemerintah.

Marimar adalah tempat wisata yang menjadi satu kawasan dengan Mahakam Lampion Garden (MLG).

Hal ini hanya soal kerja sama Pemerintah Kota (Pemkot) Samarinda dan PT Samaco, selaku manajemen Mahakam Lampion Garden (MLG) dan Marimar.

Permasalahan berawal Pemkot Samarinda menagih kewajiban pembayaran retribusi PT Samaco yang tak dibayar sejak 2017. Yaitu sejumlah Rp 237.069.309, per tahun.

Menurut data yang dihimpun oleh Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) Samarinda, PT Samaco tidak membayar retribusi 2017 dan 2018, PT Samaco disebut hanya membayar Rp 50 juta.

PT Samaco membayar kembali di 2019 sebanyak Rp 300 juta. Pada saat pandemi COVID-19 masuk 2020, MLG dan Marimar ditutup. Sehingga itu tidak dihitung.

Namun di 2021, ketika perekonomian mulai membaik, PT Samaco hanya membayar Rp 75 juta saja.

Pemkot menilai, sebelum pandemi COVID-19 mewabah di Kota Tepian, PT Samaco sudah tidak menunaikan kewajibannya.

Wali Kota Samarinda Andi Harun menyatakan ini adalah bentuk tindakan wanprestasi atau cedera janji.

“Ada kewajiban PT Samaco membayarkan pajak pungutan atau retribusi dan tunggakan itu sudah terjadi jauh sebelum masa pandemi.”

“Jadi tidak benar jika ada pihak yang menjadikan pandemi sebagai alasan untuk tidak membayarkan kewajiban tersebut,” kritiknya.

Selain persoalan wanprestasi ini, ada permasalahan yang menjadi viral yaitu penutupan Marimar. Ternyata, itu hanyalah kabar belaka saja.

Andi Harun membeberkan alasannya Marimar ini menjadi perhatian khusus.

 

1 2Laman berikutnya

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

Back to top button