Samarinda

Gedung Dikosongkan, Golkar Samarinda Layangkan Surat Keberatan

Samarinda, nomorsatukaltim.com – DPD II Golkar Kaltim menyatakan diri keberatan terkait pengosongan gedung DPD II Golkar Samarinda di jalan Dahlia, Samarinda. Hingga akhirnya pengurus partai berlogo pohon beringin itu melayangkan surat keberatan kepada Pemerintah Kota (Pemkot) Samarinda.

Belum lama ini memang aparat Satpol PP Samarinda melakukan pengosongan gedung DPD II Golkar Samarinda berdasarkan instruksi Wali Kota Samarinda, Andi Harun. Diketahui bahwa dasar pemkot melakukan pengosongan gedung Golkar tersebut, dikarenakan ingin dipakai sendiri, untuk diisi sejumlah organisasi perangkat daerah (OPD) yang saat ini beberapa diantaranya masih menyewa kantor. Selain itu juga, lahan tersebut milik pemerintah sehingga diminta kembali.

Atas dasar itu DPD II Golkar Kaltim dipaksa mengosongan gedung yang sejak 1987 silam dibangun dan ditempati. Kondisi ini pun membuat pengurus DPD II Golkar Samarinda kecewa dan keberatan. Sebab atas dasar arahan DPP Golkar, pengurus justru diminta untuk bertahan, lantaran gedung tersebut merupakan aset partai.

“Karena ini merupakan aset partai, namun kami diminta untuk mengosongkan aset kami sendiri, jelas kami keberatan,” kata Hendra, Ketua DPD II Golkar Samarinda.

Baca Juga

Terkait komunikasi dengan Pemerintah Kota Samarinda terhadap instruksi pengosongan gedung DPD Golkar Samarinda ini memang diakui sudah sebanyak 2 kali. Hasilnya memang masih belum menemukan titik terang. Meski begitu, DPD II Golkar Samarinda masih membuka diri untuk menempuh jalur persuasif.

1 2Laman berikutnya

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

Back to top button