Universitas Widya Gama Mahakam
Samarinda

Ancam Timpas Polisi, Mahasiswa Semester 10 di Samarinda Ditahan

Samarinda, NomorSatuKaltim.com – Gara-gara mengancam timpas dan menuduh petugas kepolisian melakukan pungutan liar saat sedang ditertibkan berlalu lintas, seorang mahasiswa, HS kini harus ditahan di Mapolresta Samarinda.

Terburuknya, akibat perbuatannya yang melawan petugas itu, pemuda 25 tahun tersebut terancam dikenakan Pasal 212 KUHP, tentang pidana melawan petugas dengan ancaman kekerasan.

“Untuk ancaman hukumannya maksimal 1 tahun 4 bulan,” ungkap Kasat Reskrim Polresta Samarinda Kompol Andika Dharma Sena melalui Kanit Reskrim Ipda Dovie Eudy ketika dikonfirmasi media ini, Minggu (23/5/2021) malam.

Disampaikan Dovie lebih lanjut, saat ini Satreskrim Polresta Samarinda tengah melakukan pemeriksaan terhadap yang bersangkutan.

Baca Juga

“Masih kami periksa dan proses hukum akan tetap berjalan,” tegas Dovie.

Kasus hukum yang kini menjerat mahasiswa semester 10 ini bermula pada saat Satlantas Polresta Samarinda tengah menertibkan lalu lintas di Jembatan Mahakam IV pada Sabtu (22/5/2021) malam. Singkat cerita, saat itu HS harus dihentikan petugas, lantaran kedapatan tengah melanggar ketertiban berlalu lintas.

Diketahui, saat melintas di jembatan HS menggunakan jalur yang bukan semestinya digunakan oleh para pengendara roda dua.

“Yang bersangkutan ini melintas di jalur roda empat,” kata Kasatlantas Polresta Samarinda, Kompol Dian Wisnu Ristanto melalui Kanit Turjawali Satlantas Polresta Samarinda Iptu Fajar Hayyi Noviyanti.

Tindakan penertiban yang dilakukan oleh para petugas ini, rupanya tak diindahkan oleh HS. Dengan nada penuh emosi, HS yang diminta untuk menunjukkan surat-surat berkendara, malah mengeluarkan kata yang bersifat menuduh kepada petugas. Dengan menyebut melakukan pungutan liar.

1 2Laman berikutnya

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

Check Also
Close
Back to top button