Metropolis

Pelabuhan Coal to Methanol di Kubar Diduga Ilegal, Bayan Grup Bantah Terlibat

Iklan Ucapan Selamat Rektor Unmul

Samarinda, nomorsatukaltim.com – Jajaran komisi I dan II DPRD Kaltim mengendus dugaan pembangunan pelabuhan Coal to Methanol (CTM) ilegal di Kubar. Hal ini terungkap saat dewan melakukan kunjungan kerja beberapa waktu lalu.

Anggota Komisi II DPRD Kaltim Sapto Setyo Pramono mengungkapnya. Ia menyaksikan aktivitas pelabuhan itu diperkirakan sampai 4 kilometer. Lokasinya di Kampung Sebelang, Kecamatan Muara Pahu, Kubar.

Dirinya tidak menyoal. Yang jadi masalah apakah proyek itu memiliki izin dari provinsi atau tidak. Pasalnya, setiap pekerjaan yang berkaitan dengan mineral dan batu bara (minerba) tetap harus berkoordinasi dengan Pemprov Kaltim.

Baca Juga

Baca juga: Pabrik CTM Bengalon Baru Akan Dibangun 2021

“Tidak tahu saya apakah pemprov tahu dengan proyek itu atau tidak,” singgungnya.

Hampir semua anggota dewan dari dapil Kubar mengaku tidak tahu dengan keberadaan proyek itu. Ketua komisi II DPRD Kaltim Veridiana Huraq Wang di antaranya. Ia tidak tahu apakah proyek ini dikerjakan pemerintah provinsi atau tidak.

“Kurang tahu juga saya,” tegasnya.

Pun demikian dengan Ekti Emanual, Anggota Komisi III DPRD Kaltim dari dapil Kubar. Dirinya tidak pernah mendengar kabar adanya aktifitas bongkar muat batu bara di pelabuhan itu.

Yang ia sayangkan pengawasan terkait aktifitas minerba ini diakuinya terbatas. Ini lantaran terganjal proses administrasi, dimana semua pengawasan ditarik ke pusat.

1 2Laman berikutnya

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

Check Also
Close
Back to top button