Metropolis

Level Air Normal, Musim Kemarau Waduk Manggar Bertahan hingga 6 Bulan

Suplai air baku dari Waduk Manggar diperkirakan akan mencukupi hingga 6 bulan jika terjadi kemarau. Saat ini level air masih di batas normal. (Andrie/diswaykaltim.com)

Balikpapan, DiswayKaltim.com – Memasuki musim kemarau Perusahaan Daerah Air Minum (PDAM) Balikpapan berupaya melakukan persiapan pelayanan air minum bagi pelanggan.

Hal itu terkait suplai air minum dari Waduk Manggar kilometer 12 Karang Joang yang merupakan sumber air baku utama saat ini.

Baca Juga

Direktur Teknik PDAM Kota Balikpapan Arief Purnawarman mengatakan, saat ini level air di waduk masih berada di angka 10,15 meter dan dirinya memperkirakan kemampuan cadangan air di waduk manggar mampu memberikan suplai air hingga enam bulan ke depan tanpa adanya hujan.

Namun, dengan catatan tidak ada kerusakan pada pipa distribusi yang bersifat darurat atau terencana.

“Desain waduk Manggar ini cukup sampai enam bulan ke depan. Insya Allah bisa terus mengalir selama tidak ada gangguan di pipa transmisi, atau pun pipa distribusi dan gangguan suplai listrik,” ujar Arief Purnawarman, Kamis (8/8/2019).

Lanjut Arief, pihaknya terus melakukan upaya perbaikan kualitas air dari sumber hingga sampai ke pelanggan. Agar tidak ada lagi keluhan keruh maupun tidak layak dari para pelanggan yang menjadi konsumen PDAM selama ini.

Saat ini ada sembilan Instalasi Pengolahan Air Minum (IPAM) yang akan terus memenuhi kebutuhan air bersih bagi pelanggan, yaitu IPAM Km 12 Karang Joang, IPAM Kampung Damai dan IPAM KM 8 Batu Ampar yang sumber air bakunya dari Waduk Manggar dengan menyuplai air bersih mencapai 78 persen kebutuhan bagi masyarakat Balikpapan. Sementara IPAM Gunung Sari, IPAM Prapatan, IPAM Kampung Baru, IPAM Zamp Korpri dan IPAM Gunung Tembak yang sumber air bakunya berasal dari sumur dalam. Ada juga IPAM Waduk Teritip yang baru saja beroperasi dengan sumber air baku berasal dari Waduk Teritip dengan harapan dapat menyuplai kebutuhan air bersih di area Balikpapan Timur secara bertahap.

“Kita kan jika terjadi hal-hal di luar dugaan masih bisa di-cover dengan sembilan IPAM yang ada. Makanya mudah-mudahan Waduk Teritip bisa segera berfungsi secara 100 persen lah agar bisa melayani masyarakat,” terangnya.

1 2Laman berikutnya

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

Back to top button