Metropolis

Pada RAPBD-P, PAD Balikpapan Turun Rp 21,57 Miliar

banner diskominfo kaltim

Sektor pajak dan retribusi belum mendongkrak kenaikan PAD secara signifikan. (dok, ilustrasi) 

Balikpapan, DiswayKaltim.com – Pendapatan asli daerah (PAD) Balikpapan pada RAPBD-P (Rancangan Anggaran Pendapatan Belanja Daerah-Perubahan) Balikpapan 2019, direncanakan mengalami penurunan sebesar 3,04 persen dari APBD 2019.

Pada APBD 2019, ditetapkan sebesar Rp 710 miliar. Pada RAPBD-P, menjadi Rp 688,42 miliar.

“Penurunan penerimaan PAD tersebut didominasi oleh pos pajak daerah dan retribusi daerah. Sedangkan pendapatan hasil pengelolaan kekayaan daerah yang dipisahkan dan lain-lain PAD yang sah, mengalami kenaikan,” kata Wali Kota Rizal menyampaikan nota penjelasan (nopen) RAPBD-P pada rapat paripurna DPRD Balikpapan, Senin (5/8/2019).

Untuk diketahui, PAD Balikpapan terdiri dari pendapatan pajak, pendapatan retribusi.

“Sebelum perubahan, penerimaan pajak daerah ditetapkan sebesar Rp 521,32 miliar lebih. Setelah perubahan direncanakan sebesar Rp 501,95 miliar lebih. Sehingga mengalami penurunan Rp 19,37 miliar, atau 3,72 persen,” lanjutnya.

Sementara untuk pendapatan retribusi daerah, pada APBD 2019 ditetapkan sebesar Rp 77,27 miliar lebih. Setelah perubahan direncanakan sebesar Rp 69,02 miliar lebih. Mengalami penurunan Rp 8,25 miliar.

“Kemudian untuk PAD sektor hasil pengelolaan kekayaan daerah yang dipisahkan, semula ditetapkan Rp 11,5 miliar, setelah perubahan direncanakan menjadi sebesar Rp 14,10 miliar. Mengalami kenaikan Rp 2,6 miliar,” beber Rizal.

Penerimaan lain-lain PAD yang sah juga mengalami kenaikan. Pada RAPBD-P semula ditetapkan Rp 99,9 miliar lebih, menjadi Rp 103,35 miliar lebih. Terjadi kenaikan sebesar Rp 3,45 miliar lebih.

Meski terjadi kenaikan PAD pada sektor hasil pengelolaan kekayaan daerah yang dipisahkan dan lain-lain PAD yang sah, jumlah penurunan dari sektor pendapatan pajak dan retribusi lebih besar. Sehingga secara keseluruhan, besaran PAD Balikpapan direncanakan mengalami penurunan. (sah/dah)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

Check Also
Close
Back to top button