Metropolis

Niat Bawakan Gading Gajah sebagai Mahar, Malah Diciduk Aparat

Jajaran Balai Gakkum LHK menunjukkan gading gajah yang diamankan dari tangan DP di Nunukan, Selasa (10/7/2019) lalu. (Michael Fredy Yacob/diswaykaltim.com)

Samarinda, DiswayKaltim.com – Satuan Polisi Kehutanan Reaksi Cepat (SPORC) Brigade Enggang, Balai Pengamanan dan Penegakan Hukum Lingkungan Hidup dan Kehutanan (Gakkum LHK) Wilayah Kalimantan, mengamankan penyelundupan 10  potong gading gajah dari tersangka DP (54) di Nunukan, Kalimantan Utara, Rabu (10/7/2019).

Kepala Balai Gakkum LHK Kalimantan Kombes Pol Subhan mengatakan, tersangka membawa lima pasang gading gajah tersebut dari Lahat Datu, Sabah Malaysia menggunakan jalur laut.

Baca Juga

Tiba di pelabuhan Tunontaka Nunukan, pada Selasa (9/7/2019), barang selundupan tersebut diamankan Bea Cukai Nunukan setelah terdeteksi dengan x-ray.

“Barang tersebut dibungkus dengan lakban hitam, lalu dimasukkan ke dalam drum plastik. Saat tiba di pelabuhan, tim Bea Cukai mulai curiga dengan barang tersebut. Lalu diperiksa dengan x-ray,” katanya saat konferensi pers di Kantor Gakkum LHK, Jalan Untung Suropati, Samarinda, Selasa (16/7/2019).

Kasus gading gajah merupakan kasus ke empat yang ditangani Balai Gakkum LHK. Tiga kasus lainnya terjadi pada 2017 lalu.

“Semenjak Balai Gakkum LHK Kalimantan berdiri, kami baru menangani empat kasus. Di 2018, tidak ada kasus mengenai gading gajah. Sekarang kembali terjadi lagi,” terangnya.

Menurut keterangan pelaku dalam penyidikan, kesepuluh potongan gading tersebut akan dibawa ke Nusa Tenggara Timur (NTT). Bukan untuk diperjualbelikan, melainkan menjadi mahar pernikahan.

1 2Laman berikutnya

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

Check Also
Close
Back to top button