HLMetropolis

Habitat Semakin Terbatas, Hutan Kehje Sewen Dihuni 103 Orangutan

Salah satu orangutan yang dilepasliarkan di Hutan Kehje Sewen Kutim. (Yayasan BOS)

Kutai Timur, DiswayKaltim.com – Dalam tujuh tahun terakhir, atau sejak 2012 lalu, Yayasan Borneo Orangutan Survival (BOS) dan Balai Konservasi Sumber Daya Alam (BKSDA) Katim telah melepasliarkan 103 orangutan di Hutan Kehje Sewen, Kutai Timur.

Senin (8/7/2019) kemarin, Yayasan BOS kembali melepasliarkan dua orangutan, yakni Lilo, orangutan jantan berusia 25 tahun dan Laila orangutan betina berusia 22 tahun. Keduanya dilepasliarkan di Hutan Kehje Sewen Kutai Timur.

Dua pekan sebelumnya, Yayasan BOS juga melepasliarkan 4 orangutan, yakni Komo berusia 21 tahun, Gino berusia 14 tahun dan Zakir berusia 15 tahun. Satu orangutan betina, Petak berusia 22 tahun.

“Yayasan BOS tetap terus berjuang untuk menjaga orangutan liar berada di hutan dan orangutan yang direhabilitasi agar bisa kembali ke hutan untuk menciptakan populasi orangutan yang baru di hutan-hutan Kalimantan Timur,” ujar Jamartin Sihite, CEO Yayasan BOS

Menurutnya, kendala terbesar pelepasliaran adalah ketersediaan wilayah hutan yang sesuai untuk habitat orangutan. Saat ini, pihaknya sedang mengajukan permohonan untuk mendapatkan izin pengelolaan konsesi restorasi ekosistem lainnya .

1 2Laman berikutnya

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

Back to top button