BalikpapanMetropolis

Disurati PKS, Syukri Wahid dan Amin Hidayat Kompak Mangkir

Balikpapan, nomorsatukaltim.com – Polemik Partai Keadilan Sejahtera (PKS) Balikpapan, yang melibatkan dua anggota DPRD Balikpapan belum usai.

Dua politisi senior, yakni Syukri Wahid dan Amin Hidayat kembali mendapat Surat Panggilan (SP) ketiga bernomor 016/D/PNG/DED-PKS/XI/2021, untuk menghadiri sidang internal PKS, Mahkamah Penegak Disiplin Organisasi (MPDO), dalam agenda putusan, di Kantor DPTD PKS, jalan Ruhuy Rahayu, Balikpapan Selatan, Minggu (14/11).

Syukri Wahid menyebut, sampai saat ini belum mengetahui hasil putusan sidang MPDO PKS. “Yang jelas saya tidak datang,” ujarnya, kemarin.

Menurutnya, Ia dan kawan seperjuangannya Amin Hidayat, tetap pada keyakinannya bahwa proses jalannya sidang tidak mengakomodasi hak-haknya untuk membela diri, sehingga mereka berdua tetap konsisten tidak akan hadir dalam sidang tersebut. 

“Mungkin karena kami tidak hadir (sebelumnya) dan memang secara resmi bersurat, selama tidak diberikan hak dasar membela dalam sidang, yah tidak hadir,” ungkapnya.

Syukri menyebut urung hadir dalam setiap undangan pembacaan keputusan sidang MPDO karena merasa haknya yang dijamin dalam AD/ART kepartaian dan hukum positif dalam sidang beracara tidak dipenuhi. Ia menganggap sidang MPDO PKS berjalan tidak secara berimbang.

“Selama ini tidak ada pendamping hukum, tidak bisa hadirkan saksi dan tidak ada kerja-kerja perkara, salinan dakwah dan seterusnya,” katanya.

Syukri telah didakwa melanggar disiplin dan aturan partai atas laporan kader PKS Daerah Pemilihan (Dapil) Balikpapan Utara, atas nama Slamet Imam Santoso. 

1 2Laman berikutnya

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

Back to top button