Kebakaran di Margomulyo, 1 Bangunan Dua Pintu Hangus

Balikpapan, nomorsatukaltim.com – Musibah kebakaran terjadi di kawasan RT 50 Kelurahan Margomulyo, Balikpapan Barat, Senin (11/10/2021)  pukul 11.30 Wita.

Satu bangunan dengan dua pintu yang ditinggali oleh Untung Maliki dan Yatmin hangus terbakar. Saat itu api dengan cepat melahap bangunan semi permanen tersebut.

Kondisi medan yang cukup menyulitkan petugas, serta jarak yang cukup jauh dengan jalan utama juga disinyalir membuat petugas Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Balikpapan kesulitan.

Baca juga: Kebakaran di Desa Tepian Batang, 1 Rumah Terbakar, Uang Rp 85 Juta Ikut Hangus

Kabid Kedaruratan dan Logistik BPBD Balikpapan, Usman Ali mengatakan, setelah mendapatkan laporan dari masyarakat, petugas langsung menuju lokasi kejadian. Dengan mengerahkan unit yang ada di Balikpapan Barat lebih dulu.

“Usai kita terima informasi bahwa terjadi kebakaran, jadi untuk unit yang terdekat, wilayah Barat kami berangkatkan, ternyata api cukup besar informasi ada dua rumah, untuk perintah selanjutnya beberapa unit milik UPT menuju TKP (tempat kejadian perkara) untuk membantu pemadaman,” ujarnya kepada nomorsatukaltim.com – Disway News Network (DNN).

Lebih lanjut Usman Ali menjelaskan, dalam musibah kebakaran kali ini terdapat satu anak berusia 4 tahun menjadi korban. Di mana anak tersebut diduga tertimpa kayu yang terbakar di rumahnya.

 

View this post on Instagram

 

A post shared by nomorsatu kaltim (@nomorsatu_kaltim)

“Terimbas kena luka bakar jadi saat ini berada di RS dan ini masih ditangani medis. Informasi lebih lanjut nanti dilaporkan ke kepolisian,” jelasnya.

Belum diketahui secara pasti apa penyebab terjadinya kebakaran di RT 50 Kelurahan Margomulyo ini.

“Penyebabnya saat ini masih dilakukan pemeriksaan oleh kepolisian,” tambah Usman Ali.

Sementara itu warga sekitar yang melihat musibah kebakaran tersebut, Siti Mariah mengaku saat itu dari salah satu rumah yang terbakar sedang dihuni pemiliknya.

“Kayanya lagi pada tidur, anaknya yang kecil itu bilangnya kena api jadi langsung dilarikan tadi,” ujarnya.

Saat asap tebal sudah mengepul ke langit, warga sempat berusaha memadamkan api dengan alat seadanya.

“Tadi itu orang-orang itu coba siram pakai ember sama baskom, tapi enggak mati apinya,” jelasnya.

Seperti diketahui, satu bangunan dengan dua punti tersebut telah membuat 1 kepala keluarga (KK) dengan empat jiwa terpaksa mengungsi ke rumah keluarga terdekat. (Bom/zul)

Leave A Reply