Balikpapan

Aklamasi, Irianto Lambrie Pimpin IARMI Hingga 2024

Iklan Ucapan Selamat Rektor Unmul

Balikpapan, nomorsatukaltim.com – Ikatan Alumni Resimen Mahasiswa Indonesia (IARMI) Provinsi Kalimantan Timur (Kaltim) menggelar Musyawarah Provinsi (Musporv) ke II di Hotel Novotel Balikpapan, Sabtu (10/10/2020).

Pelaksanaan Musprov IARMI Kaltim ke II Tahun 2020 mengambil tema Bangkitkan Menwa dan Alumni, Perkuat Konsolidasi Organisasi, Wawasan Kebangsaan dan Bela Negara serta Pengabdian pada Masyarakat. Sebetulnya Musprov ini sudah lama direncanakan, sejak menjelang berakhirnya masa bakti Kepengurusan DPP IARMI Kaltim, yaitu April 2017.

Akan tetapi mengingat berbagai kendala, maka baru dapat dilaksanakan pada hari ini ditengah-tengah suasana hangat. Namun penuh kekhawatiran dan keprihatinan, dimana wabah COVID-19 yang sudah merenggut ribuan rakyat Indonesia masih belum beranjak dari tanah air kita tercinta, termasuk di bumi Kalimantan.

Dalam Musprov ke II ini Ketua DPP IARMI Kaltim Periode Tahun 2012 – 2017 Irianto Lambrie kembali terpilih secara aklamasi. Hal ini pun disepakati dan disetujui oleh peserta yang hadir dari lima Kabupaten/Kota yang hadir sebagai peserta Musprov. Dengan begitu Irianto Lambrie kembali memimpin DPP IARMI Kaltim Tahun 2020-2024.

Baca Juga

“Selama periodesasi kepengurusan DPP IARMI Kaltim Tahun 2012–2017, disadari sepenuhnya memang belum banyak yang bisa kami perbuat dari apa yang telah diamanatkan dalam AD/ART, Keputusan Musprov serta peraturan organisasi lainnya. Pada saat ini DPP IARMI Kaltim baru dapat membentuk 5 Dewan Pimpinan Kabupaten dan Kota (DPK) IARMI dari 10 Kabupaten dan Kota di Kaltim,” ujarnya usai ditetapkan kembali sebagai Ketua DPP IARMI Kaltim Tahun 2020-2024.

Adapun lima DPK IARMI kabupaten/kota tersebut yakni DPK IARMI Kota Samarinda, DPK IARMI Kota Balikpapan, DPK IARMI Kutai Kartanegara, DPK IARMI Kutai Timur dan DPK IARMI Kutai Barat.

Lanjut Irianto, salah satu kendala belum berkembang di 10 Kabupaten/Kota di Kaltim dikarenakan terbatasnya alumni Menwa di beberapa daerah, dan tidak ada kesinambungan atau stagnannya pengkaderan atau pembentukan Menwa di hampir seluruh Perguruan Tinggi di Kaltim sejak tahun 2002. Pada Tahun 2002 terakhir kalinya Pemerintah Provinsi membiayai Diksar Menwa dengan jumlah 32 orang.

“Oleh karenanya DPP IARMI saat ini kami sedang melakukan pendataan alumni menwa yang tersebar di kabupaten/kota di Kalimantan Timur dan Kaltara,” jelasnya.

1 2Laman berikutnya

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

Back to top button