Universitas Widya Gama Mahakam
HLLaporan KhususSamarinda

Jalan Teratai Rusak Menahun Siapa yang “Punya”?

Samarinda, nomorsatukaltim.com – Jalan Teratai di Kelurahan Loa Buah, Sungai Kunjang, Samarinda rusak parah. Padahal jalan ini akses menuju pusat Kota Samarinda melalui Jembatan Mahakam Ulu (Mahulu).

Dari pantauan media ini, dari arah Samarinda menuju Jembatan Mahulu, setidaknya ada sepuluh spot jalan rusak dan berdebu. Terhitung mulai pertigaan Jalan Jakarta menuju Jembatan Mahakam Ulu. Atau sekitar 1 kilometer jaraknya.

Diameter lubangnya cukup besar dan menganga. Jika hujan, lubang-lubang itu tergenang air dan membahayakan pengendara. Pun jika kondisinya kering, diselimuti kabut debu. Antrean kendaraan besar jadi pemandangan umum. Kawasan tersebut juga dekat dengan kawasan pergudangan Samarinda. Dan ada beberapa perusahaan besar di dekat jalan tersebut.

Menurut Bahar, warga Loa Duri, Kutai Kartanegara, yang setiap hari bolak-balik ke Samarinda menyebutkan bahwa kerusakan jalan tersebut sudah menahun. Memang sebagian sudah ada perbaikan, namun tidak menyeluruh. Bagian yang tampak sudah dicor itupun terlihat rusak lagi.

Bahar akhirnya kerap memilih jalan memutar via Samarinda Seberang. Masuk ke Jembatan Kembar Mahakam. Padahal dibangunnya Jembatan Mahulu itu untuk memangkas akses dan mengurai kemacetan di Jembatan Mahakam.

“Kalau buru-buru saja lewat Jembatan Mahulu, selebihnya saya memutar ke Seberang (Samarinda Seberang, Red.),” terang Bahar.

Disway pun mencoba menghubungi Kepala Dinas PUPR Pera Provinsi Kaltim Aji Muhammad Fitra Firnanda. Karena informasinya, akses tersebut dulu dibangun oleh Pemprov Kaltim. Namun menurut Nanda, jalan tersebut statusnya bukan milik Pemprov Kaltim.

“Itu bukan punya Kaltim. Enggak ada di SK kita. Kemungkinan Pemkot Samarinda atau jalan nonstatus,” kata Nanda ketika dihubungi Disway.

Tapi Nanda meminta media ini untuk menanyakan ke Pemkot Samarinda. Karena informasi yang diterimanya, Pemkot Samarinda sudah merencanakan perbaikan Jalan Teratai itu.

Pun begitu dengan Irhamsyah, Kabid Bina Marga Dinas PUPR Pera Kaltim ini mengatakan bahwa jalan itu bukan kewenangan provinsi Kaltim. Memang dulunya, informasi dari Irhamsyah, Jalan Teratai dibuat oleh Pemprov Kaltim. Namun pada 2018 sudah beralih kewenangan dari provinsi ke pemerintah kota.

1 2Laman berikutnya

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

Back to top button