HLIndex BeritaLaporan Khusus

Paket Triliunan Perbaikan Jalan Trans Kaltim

Devi Alamsyah, Samarinda

Tahun ini, 2022, infrastruktur jalan trans Kaltim diberondong paket anggaran pusat. Totalnya hingga Rp 1,1 triliun. Tentunya, akhir tahun nanti kondisi jalan trans Kaltim sudah “mulus”. Tinggal satu masalah lagi: Banjir.

———————

MARTHINUS terlihat bersemangat waktu diundang untuk sesi wawancara, sebelum Ramadan lalu. Mengenakan kacamata cokelat dan shrunken jacket, ia terlihat lebih persis seperti anak band ketimbang anggota legislatif. Apalagi kemana-mana selalu membawa gitar. Pun punya koleksi banyak gitar di rumahnya.

“Ada 12 gitar,” katanya.

Baca Juga

Ketika itu Marthinus sedang berada di Kutai Barat (Kubar). Lagi reses. Ia memang anggota DPRD Kaltim dari daerah pemilihan Kubar-Mahulu. Periode sebelumnya, ia terpilih mewakili Dapil Kukar dan Kubar. Secara berkala anggota DPRD harus kembali ke daerah untuk menyerap aspirasi konstituennya.

Media ini pun bertemu janji di salah satu kafe di kawasan Barong Tongkok. Kebetulan, kita sama-sama tengah berada di Kubar. “Baru saja saya diwawancarai Kompas TV soal jalan. Temanya sama. Jadi sudah hafal nih,” ujarnya.

Marthinus yakin sekali hingga akhir tahun 2022 ini jalan Kukar – Kubar secara umum harusnya jauh lebih baik. Ia beberkan proyek-proyek yang sudah berjalan dengan dana miliaran dari APBN. Katanya sudah dalam proses perbaikan yang dilakukan Kementerian PUPR.

Yang kondisinya parah dan tengah diperbaiki yakni jalan dari Kukar hingga ke Simpang Kalteng, Kubar. Itu statusnya jalan nasional. Ada dua segmen perbaikan jalan Kukar-Kubar itu, katanya. Pertama dari Simpang Blusuh – Simpang Damai (Kubar) dengan alokasi dananya Rp 190 miliar.

Segmen Itu sudah dikerjakan oleh kontraktor lokal dengan dana tahun jamak (MYC) selama 3 tahun, mulai 2020 – 2022. Sementara segmen kedua, dari Muara Gusik (Kubar) hingga ke Simpang Blusuh pun sudah dianggarkan Rp 140 miliar dan sudah dikerjakan oleh perusahaan BUMN.

Nah, jalan nasional dari Kukar-Kubar ini yang kondisinya betul-betul parah. Dulu, kata Marthinus, dari Kukar-Kubar hanya perlu waktu tempuh 8 jam. Namun kini bisa hingga 14 jam. Apalagi kalau banjir, bisa 16 jam. Bahkan lebih dari itu.

1 2 3 4 5Laman berikutnya

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

Back to top button