Berau

Relokasi Rutan Diwacanakan

Rencana relokasi dengan skema tukar guling lahan Rutan Kelas IIB Tanjung Redeb, dengan pihak swasta dalam proses.(Agus/DiswayBerau)

Tanjung Redeb, DiswayKaltim.com – Rencana relokasi Rumah Tahanan (Rutan) Kelas IIB Tanjung Redeb, skema tukar guling lahan dengan pihak swasta belum final. Pemindahan masih menunggu solusi dari Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Berau.

Kepala Rutan Kelas IIB Tanjung Redeb, Dwi Hartono mengatakan, wacana pemindahan dan tukar guling Rutan sejatinya telah pihaknya beberkan kepada Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Berau.

Baca Juga

“Terkait ini (Pemindahan Rutan, Red.) kami sudah mengadakan tukar penpadat dengan DPRD,”katanya kepada DiswayBerau, belum lama ini.

Hasil dalam tukar pendapat itu, pihak Kementerian Hukum dan Hak Asasi Manusia (Kemenkumham) melalui Rutan Kelas IIB diminta membuat surat permohonan kepada Pemkab Berau.

“Jadi kami ajukan permohonan jangka pendek dan Panjang. Jangka pendeknya, kami mengajukan penambahan blok tahanan dan ruang rujukan. Sementara jangka penjangnya pemindahan rutan,” jelasnya.

Hartono juga telah berkordinasi dengan Bupati Berau Muharram, terkait kondisi Rutan yang berkapasitas 195 orang, kini dihuni sekitar 846 tahanan maupun narapidana.

“Mudahan dalam waktu dekat ini sudah ada solusi maupun keputusan. Apakah solusi pemindahan rutan menggunakan mekanisme tukar guling atau yang lain,” terangnya.

Sementara, Bupati Berau Muharram juga telah melakukan pembahasan dengan pihak Rutan Kelas IIB terkait pemindahan rumah bagi tahanan maupun narapidana. Menurutnya, pemindahan rutan merupakan salah satu opsi yang baik dan layak ditindaklanjuti.

Ia menilai, kondisi Rutan kini tidak layak. Baik dari sisi bangunan maupun lokasinya yang kini berapa di pusat perkotaan.

“Sudah pernah secara informal membahas hal ini. Rencananya tukar guling dengan pihak swasta yang membangun hotel di sebelah Rutan. Tentu saja setuju, selama ada solusi terbaik,” katanya.
Mengenai tindaklanjut rencana tersebut, Muharram menyerahkan sepenuhnya pada kedua belah pihak.

“Selama ada negoisasi dan kecocokan harga antara pemilik hotel dengan Kemenkumham, kenapa tidak. Dan kami siap memfasilitasi, agar Rutan kedepannya layak baik dari bangunannya maupun daya tampungnya,” pungkasnya.(*/jun/app)

1 2Laman berikutnya

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

Check Also
Close
Back to top button