HLSamarinda

Pria Eksibisionis di Samarinda Mengaku Sering Ditolak Istri Berhubungan

Perilaku berikut ini tak patut jadi contoh. Seorang pria berinisial MN (38) terang-terangan melakukan eksibisionis di depan anak sekolah. Mirisnya, pria tersebut sudah berkeluarga.

SAMARINDA, nomorsatukaltim.comEksibisionisme merupakan salah satu bentuk penyimpangan seksual. Pengidapnya dengan sadar memamerkan alat vitalnya di depan umum hingga mencapai kepuasan. Tindakan amoral yang dilakukan MN ini dilakukan di salah satu sekolah di Kecamatan Samarinda Ulu.

Akibat perbuatannya, pria yang bekerja sebagai pengemudi ojek daring itu sempat ditahan oleh pihak sekolah. Kendati demikian, kasus ini tak sampai berbuntut panjang hingga ke ranah kepolisian. Lantaran pelaku telah berjanji untuk tidak mengulangi perbuatannya kembali. Peristiwa itu dibenarkan oleh Staf Tata Usaha (TU) di sekolah tersebut berinisial TD.

Kepada media ini, TD mengatakan, perilaku menyimpang itu dilakukan MN pada Selasa (22/6) siang sekitar pukul 12.00 Wita. MN dengan sengaja menunjukkan alat vitalnya di depan para anak didiknya, yang kebetulan saat itu sedang melakukan pendaftaran ulang di sekolah.

Baca Juga

“Tahunya pas anak-anak berlari memanggil saya. Katanya ada orang yang memamerkan kemaluannya di depan sekolah. Kemudian saya datangi,” ungkapnya ketika dikonfirmasi media ini, Rabu (23/6/2021).

Setibanya di lokasi yang ditunjukkan siswinya, TD melihat pelaku tengah merancap kemaluannya. Saat itu pelaku mengenakan jaket ojek daring warna hijau dan celana olahraga abu-abu yang sudah keadaan melorot. Sebagai orang dewasa, TD segera menegur dan menyeret pria tersebut ke pos satpam di pelataran sekolah.

Didampingi beberapa guru, staf TU tersebut kemudian menginterogasi maksud dan tujuan pelaku melakukan pelecehan seksual terhadap anak didiknya. Dengan santainya, pelaku menjawab saat itu dirinya sedang merancap sambil menonton konten porno.

Grafis: Putri/Nomor Satu Kaltim

“Alasannya dia begitu, karena sering ditolak istri saat diajak berhubungan,” bebernya.

Kendati sempat diancam akan dilaporkan ke kantor polisi, namun MN menjawab dengan santai tanpa rasa takut. Pengemudi ojek daring itu mengaku pasrah dan siap menerima konsekuensi hukum.

1 2Laman berikutnya

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

Back to top button