Universitas Widya Gama Mahakam
BalikpapanHL

Kasus Dugaan Korupsi PT KKT, Kejari Balikpapan Telisik Bukti dari Tiga Lokasi

Belum tuntas penyidikan dugaan korupsi perusahaan daerah di Kabupaten Kutai Kartanegara, penegak hukum merisik perusahaan sejenis. Tiga kantor di Balikpapan diobok-obok.

nomorsatukaltim.com – Penyidikan kasus dugaan korupsi dan penyalahgunaan wewenang di PT Kaltim Kariangau Terminal (KKT) kembali berlanjut. Kemarin, para Jaksa dari Kejaksaan Negeri (Kejari) Balikpapan menggeledah tiga kantor.

Kantor tersebut adalah PT Pelabuhan Indonesia (Pelindo) IV, PT Kace Berkah Alam (KBA), serta kantor Kesyahbandaran dan Otoritas Pelabuhan (KSOP) Kelas I Balikpapan. Tiga tim diturunkan dalam penggeledahan yang berlangsung serentak, Rabu (24/2/2021) siang.

Baca juga: Geledah Kantor KKT, Kejari Balikpapan Sita Beberapa Dokumen

Selama lebih kurang empat jam di dalam kantor KSOP, tim satu Kejari Balikpapan yang dipimpin Kasi Intel Kejari Balikpapan, Oktario Hutapea keluar dengan membawa setumpuk kertas dokumen.

“Hari ini (kemarin, Red.) kami melaksanakan upaya paksa penggeledahan di tiga tempat. Nah, salah satunya tim kami berada di KSOP Kelas I Balikpapan. Dari kegiatan kami, kami menyita 22 item di bidang lalu lintas laut. Termasuk beberapa dokumen dan soft dokumen,” ujarnya.

Menurut Oktario, penggeledahan ini bertujuan mendukung proses pembuktian untuk penguatan kasus ini. Sehingga cepat ditangani untuk mencari tersangka.

“Kasus ini terkait dugaan penyalahgunaan kewenangan dalam pelaksanaan kegiatan operasional di pelabuhan KKT. Di mana secara perizinannya adalah khusus untuk peti kemas. Namun, dalam pelaksanaannya ada kegiatan-kegiatan lain, termasuk juga dalam kegiatan kepelabuhanan curah padat batu bara, bongkar muat batu bara,” jelasnya.

Penyalahgunaan wewenang tersebut, disinyalir mengakibatkan kerugian negara belasan miliar rupiah.

“Ada beberapa indikasi kerugian keuangan negara di sini,” tegasnya.  Namun Oktario belum bersedia menjelaskan lebih rinci tentang aliran dana dan motif kejahatan yang merugikan keuangan negara.

Sedangkan dokumen yang disita berupa Rencana Kegiatan Bongkar Muat (RKBM) 2018-2020, dokumen-dokumen bukti keberangkatan dan kedatangan kapal, dan sebagainya.

Baca juga: Dugaan Penyalahgunaan Wewenang, Dirut KKT Hormati Penyidikan Kejari

“Saat yang sama ada tiga kegiatan. Yaitu salah satunya Pelindo IV, kemudian KSOP ini, dan satu lagi kantor PT KBA. Jadi tiga tim kita langsung hari ini (kemarin, Red.). Sebelumnya sudah kita lakukan kegiatan penggeledahan di kantor KKT,” tambah Oktario.

1 2Laman berikutnya

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

Check Also
Close
Back to top button