BalikpapanHL

Pilwali Balikpapan Tanpa Calon Perseorangan

Iklan Ucapan Selamat Rektor Unmul

Salahuddin Siregar saat menyerahkan berkas dukungan ke KPU Balikpapan. (dok)

Balikpapan, Diswaykaltim – Baliho Salahuddin Siregar terpampang gagah di berbagai sudut kota Balikpapan, sejak beberapa bulan belakangan. Mengenakan peci putih, senyumnya merekah menyiratkan karisma pemimpin bersahaja. Dengan latar belakang militer dan ustadz, Siregar menyatakan diri siap maju di Pilwali Balikpapan melalui jalur independen.

Baca Juga

Namun, realita tak sepanjang asa. Perjuangannya bersama Muhammad Nasrullah mengumpulkan dukungan masyarakat harus pupus. Ia gagal menggapai puncak dukungan yang disyaratkan KPU Balikpapan. Dari target minimal 39.450 dukungan, Siregar hanya mampu mendulang 33.650 dukungan.

Salahuddin beralasan, dirinya terkendala saat memasukkan data ke silon. Sehingga kehabisan waktu. Akibatnya ia hanya bisa mengumpulkan data sebanyak 33.650 KTP.

“Kami mengantarkan syarat dukungan sebagai langkah awal jalur perseorangan di KPU Balikpapan. Memang syarat yang kami serahkan tidak sesuai dengan ketentuan yang ada,” ujarnya saat mendaftar ke KPU beberapa waktu lalu.

Lebih lanjut Siregar menuturkan, meski tidak bisa menghimpun ke dalam silon 100 persen, namun ia membawa bukti fisik e-KTP yang menjadi syarat dukungan tersebut.

Sebelum Siregar, adapula Agus Laksito-Soeharto yang ikut bersaing di jalur perseorangan. Namun, di hari pendaftaran paslon independen, Agus malah “lempar handuk” ke KPU Balikpapan. “Saya dan Pak Soeharto memutuskan tidak lanjut. Alasannya belum sampai memenuhi syarat dukungan minimal,” ujarnya di Kantor KPU Balikpapan, beberapa waktu lalu.

KPU Balikpapan menolak syarat dukungan yang diserahkan kandidat pilwali jalur independen Siregar- Nasrullah.

Keputusan itu memastikan bahwa tidak ada calon perseorangan yang akan ikut bersaing dalam proses Pilwali Balikpapan kali ini.

1 2Laman berikutnya

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

Check Also
Close
Back to top button