HLKolom Redaksi

Horor “Cilukba”

Entah apa yang melatarbelakangi Sudirman Djayaleksana, kepala Dishub Balikpapan, menamai simpangan maut di depan Rumah Sakit Umum Kanujoso Djatiwibowo (RSKD) dengan simpang cilukba. Cukup jenaka dan mudah diingat.

“Cilukba” bukan kata asing di telinga. Istilah yang sering dilakukan ketika bercanda dengan bayi atau balita. Tapi apa relevansinya antara istilah itu dengan simpangan maut. Apakah terkait dengan keluar masuk kenadaraan. Buka tutup jalan, atau apa?.

Tapi, apapun itu, istilah tersebut cukup segar dan mudah dihafal. Soal relevansi, nanti bisa disambung-sambungkan.

Memang betul. Saya rasakan sendiri. Horor sekali ketika melintas tanjakan cilukba atau simpangan cilukba itu. Mungkin di antara Anda mengalami hal yang sama. Apalagi saat di depan kita ada truk besar dengan muatan penuh. Tanpa pengamanan pula. Mengerikan sekali.

Baca Juga

Terkadang, kita harus menahan laju kendaraan sampai benar-benar terlihat truk raksasa bermuatan penuh itu melintasi tanjakan. Atau, kalau ada kesempatan, buru-buru kita salip.

Dua hal yang bikin horor. Pertama, kondisi tanjakan terjal itu sendiri sudah ngeri. Jika kendaraan tidak dalam kondisi prima, akan berat melintasi tanjakan itu. Kedua, kondisi jalan yang sering crowded, macet. Karena ada persimpangan cilukba tadi. Terutama saat jam-jam keluar masuk kerja.

Kondisi di simpangan itu juga tak ada traffict light. Tapi kalau diperhatikan,  memang kurang efektif juga dipasang traffict light. Bisa jadi memperparah kemacetan. Memang sebaiknya jalan tersebut harus lancar. Tanpa ada hambatan berhenti di tengah tanjakan. Termasuk dengan traffict light. Apalagi macet.

Setidaknya ada tiga titik rawan tanjakan di Jalan MT Haryono. Rawan karena perpaduan antara tanjakan terjal dan simpangan. Tiga titik itu perlu mendapat perhatian serius.

Pertama, tanjakan kubangan sapi. Tanjakan dan simpangan ke arah Polda Kaltim. Di dekat gerbang Transmart juga ada tanjakan. Tapi, tidak diikuti dengan simpangan. Tingkat horornya berkurang.

Tanjakan dan simpangan ke arah Polda Kaltim Jl Syarifuddin Yoes ini yang horor. Terutama bagi kendaraan yang hendak ke arah Polda dari simpangan Balikpapan Baru. Jika volume kendaraan lagi padat, seringkali antrenya pas di tengah-tengah tanjakan tersebut.

1 2 3 4Laman berikutnya

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

Check Also
Close
Back to top button