HLKolom Redaksi

Labirin Antrean

Oleh: Devi Alamsyah

banner diskominfo kaltim

MEMANG salah prediksi. Bayangannya tak seramai itu. Paling tidak tak sepanjang itu antreannya. Hari sebelumnya, Jumat (4/10/2019) informasinya hanya dua belokan baris antrean. Tidak sampai setengah jam sudah bisa masuk nonton animasi 3D Transformers di Universal Studios Singapore. Yang ramai diperbincangkan itu.

Tapi ini, diluar dugaan. Pertama saat kita antre, terlihat kurang lebih hanya ada 10 belokan antrean. Memang biasa. Antre panjang pun di Singapura enak saja. Tertib. Menghibur. Apalagi di arena hiburan Universal Studios.

Suasana antrean.

Melihat kumpulan orang dari berbagai negara. Berbagai bahasa, tentunya. Berbagai style dan busana. Dari perempuan berhijab hingga yang paling minim. Kurang bahan.

Baca Juga

Setelah sekitar lebih dari 30 menit. Urutan kita sudah di depan. Sudah terlihat pintu masuknya. Naik tangga sedikit. Seperti eskalator di pusat perbelanjaan. Memang dari samping pintu masuk gedung tampak mengular.
Awalnya dikira antrean dua baris. Begitu mendekat ke tangga itu. Aksesnya ditutup. Diputar lagi. Ternyata nyambung ke antrean dari sebelah itu. Kita masih ada di bagian pertengahan. Waduh…

Dihitung-hitung ada 13 belokan lagi di depan. Tiap belokan, jaraknya berbeda. Antara 5 meter hingga 10 meter jarak yang paling panjang. Total ada 23 belokan.

“Ini namanya ‘mati Belanda’,” seloroh Pembina Disway Kaltim Zainal Muttaqin yang juga ikut antrean, Sabtu (5/10/2019).

Ada dua pilihan. Mundur teratur atau lanjut. Karena ini momen langka. Jarang-jarang kita ke Negeri Singa Putih ini. Keputusannya lanjut. Rombongan mulai antre pukul 13.00. Satu jam berikutnya, kita sudah sampai di tangga menuju pintu masuk gedung wahana permainan atau pertunjukkan Transformers The Ride: The Ultimate 3D Battle. Akhirnya. Saya sempat selfie dengen background antrean.

Suasana antrean.

Ternyata itu bukanlah akhir. Saat masuk gedung, di dalam masih terlihat antrean. Panjang berbelok-belok. Rombongan Disway mulai gelisah. Di mana ujungnya. Bak masuk ke dalam labirin. Berputar-putar mencari ujung jalan keluar.

Bedanya, dalam labirin masih bisa berlari-lari. Bergerak kesana kemari. Ini terjebak. Maju tak bisa, mundur bukan pilihan. Sayang, sudah satu jam antre tak dapat apa-apa.

1 2 3Laman berikutnya

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

Check Also
Close
Back to top button