Disway ViralHL

Pabrik Susu

banner diskominfo kaltim

BERITA viral kali ini datang dari Aura Kasih. Itu karena dia meradang. Dia mengamuk di Insta Story-nya.

Kegeraman Aura Kasih itu diposting ulang akun Instagram @Lambe_Turah. Baru tiga jam diunggah kemarin (22/8), sudah disukai 49 ribu kali dengan 1.577 komentar.

Penyebab finalis Miss Indonesia 2007 itu terpantik emosinya adalah: cuitan pemilik akun Twitter @Yan Widjaya.

Baca Juga

Dia tidak terima dengan kata-kata yang dituliskan Yan Widjaya. Pria yang mengaku di Twitter-nya sebagai penikmat, pengamat film, pengulas, jurnalis, novelis dan penulis tersebut.

Peristiwa ini berawal dari Yan Widjaya yang mengunggah foto Aura Kasih setelah melahirkan. Foto itu diambilnya dari Instagram Aura Kasih.

Tetapi, bukan foto itu yang jadi masalahnya. Wanita bernama lengkap Shahiyani Febri Wiraatmadja ini tidak terima dengan kata-kata yang dituliskan. Yang menurut dia melecehkannya sebagai ibu menyusui.

Beginilah kalimat itu tertulis: ”Punya baby, Aura Kasih juga dikaruniai 2 pabrik susu, jadi harap maklum untuk sementara rehat film dulu,” tulis Yan Widjaya pada Rabu, 21 Agustus 2019 pukul 21.20.

Ternyata, unggahan Yan Widjaya itu sampai ke Aura Kasih. Di insta story-nya Finalis Miss Indonesia 2007 itu mengungkapkan kegeramannya melalui berbagai tulisan. Dia juga mencari nomor telepon Yan Widjaya.

”Ada yang tahu kontak orang ini? Ngaku ya kritikus film, mulut sampah! Gue penjarain baru tahu lo! Udah tua mulut sampah!” tulis Aura Kasih.

Respons kurang baik yang ditunjukkan Aura Kasih itu membuat Yan Widjaya menghapus cuitannya. Ia juga menuliskan permohonan maaf. Juga melalui Twitter-nya.

”Mohon maaf pada Aura Kasih, atas desakan banyak pembaca yang menuduh jokes pabrik susu tidak santun, maka twit tersebut aku delete,” tulis Yan Widjaya.

Permintaan maafnya itu disoal netizen. Sebab dinilai tidak tulus. Karena ia menuliskan permintaan maaf itu atas desakan pembaca.

Seperti disampaikan @DikEwink. ”Jadi delete bukan karena menyesal, tetapi karena didesak. Semoga ada yang perkarakan ini. Pelecehan di ruang publik. Cermin buruk yang dilakukan tokoh perfilman nasional.

1 2Laman berikutnya

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

Back to top button