HL

Wali Kota Kecewa Tak Dilapori soal Kebakaran Kilang, Pertanyakan SOP Pertamina

Wali Kota Balikpapan Rizal Effendi. (Andrie/Diswaykaltim.com)

Balikpapan, DiswayKaltim.com
Wali Kota Balikpapan Rizal Effendi mengaku kecewa dengan Pertamina RU V. Musababnya, perusahaan pelat merah itu tidak melapor pada wali kota terkait musibah kebakaran yang terjadi, Kamis (15/8/2019) kemarin.

Rizal menilai jika komunikasi perusahaan sekelas Pertamina sangatlah buruk. Sebagai orang nomor satu di Kota Minyak, sudah sepatutnya kejadian itu langsung disampaikan kepadanya. Yang terjadi justru sebaliknya.

Baca Juga

“Pertamina juga kalau ada kejadian begini harusnya lapor ke wali kota juga. Ini wali kota tidak diberitahu secara langsung. Saya lewat (di lokasi kebakaran, Red) baru tahu,” ujar Rizal, Jumat (16/8/2019).

Rizal bahkan mempertanyakan standar operasional prosedur (SOP) Pertamina terkait kejadian ini. Apakah antisipasi kejadian sudah dilakukan sesuai standar atau tidak.

“Pertamina harus hati-hati, ini SOP-nya jalan enggak, kok ada percikan api, percikan api dari mana ini, karena pipa katanya kena percikan api, dan ada yang bilang pengelasan,” tegasnya.

Kejadian ini menambah preseden buruk Pertamina di mata publik. Setelah sebelumnya, Pertamina juga dirundung masalah kebocoran pipa bawah laut beberapa waktu lalu.
Dua kejadian yang berdampak langsung bagi Balikpapan semakin memperbesar keraguannya terhadap SOP yang dimiliki Pertamina.

“Adanya dua kejadian ini menandakan SOP-nya tidak berjalan sempurna. Nah, jadi harus hati-hati Pertamina, apa lagi melaksanakan proyek besar seperti RDMP,” tambahnya.

Rizal juga menyinggung soal adanya surat imbauan ke masyarakat akan adanya aktivitas pemeliharaan kilang atau Turn Around (TA) yang juga tidak diketahuinya.

“Hanya tembusan ke lurah. Ya, harusnya ke wali kota juga atau DLH (Dinas Lingkungan Hidup, Red) kan jika ada apa-apa seperti sekarang ini, kita enggak tahu,” tegasnya.

“Kesalahan SOP di dalam kita tidak tahu, tapi kan kita bisa lihat ada yang tidak sempurna. Terbukti ada kejadian ini,” tambah Rizal.

Sampai saat ini bahkan, kata dia, belum ada laporan langsung dari Pertamina terkait kejadian kemarin.
“Sampai saat ini belum ada laporan resmi ke wali kota,” jelasnya.

Terkait adanya warga yang menderita gangguan pernafasan, Rizal telah meminta DLH untuk mengamati dampak buruk asap tebal yang ditimbulkan dari kejadian kemarin terhadap lingkungan sekitar.

“Kita sudah minta DLH untuk mengamati asap tebal kemarin, sejauh mana berpengaruhnya dan dampak pada lingkungan kita,” pungkasnya. (k/bom/eny)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

Check Also
Close
Back to top button