BerauHL

Batu Bara Membara Dekat Permukiman Warga

Batu bara menyala di sekitar jalur ring road segmen II. (Fery/DiswayBerau)

Tanjung Redeb, DiswayKaltim.com –Masyarakat yang berada di Jalan Kedaung, RT 09 Kelurahan Sei Bedungun Kecamatan Tanjung Redeb, mengeluhkan menyengatnya bau batu bara, yang dekat dengan permukiman warga.

Disampaikan warga setempat, Bambang, bau menyengat mulai tercium sejak dua hari lalu. Menurutnya, bau tersebut berasal dari batu bara yang membara di sekitar wilayah tersebut.

“Baunya sangat jelas, tadi malam (Sabtu malam) baunya paling menyengat, seperti bau batu bara yang terbakar, baunya mirip dengan bau aspal,” ungkapnya, Minggu (28/7).

Akibat bau tersebut, tak sedikit masyarakat yang mengeluh, bahkan sampai batuk-batuk. Kendati demikian, dirinya tidak masih belum mengetahui lokasi pasti batu bara tersebut. Untuk mencari sumber bau tersebut, Ketua RT 9, Rudi bersama sejumlah masyarakat di wilayahnya kemudian melakukan pencarian sumber bau.

Setelah mencari ke sejumlah titik, asal bau batu bara terbakar berhasil ditemukan, yakni di jalur ring road segmen II yang masih dalam tahap pekerjaan oleh PT. Jasin Effrin Jaya. Batu bara tersebut merupakan buangan dari hasil galian pembuatan badan jalan.

Dijelaskan Vitalis, salah seorang pekerja harian di lokasi, tidak mengetahui penyebab batu bara itu terbakar. Apalagi, saat dibuang juga langsung ditimbun.

“Mungkin karena faktor cuaca. Apalagi, sebagian juga sempat ditimbun. Kami tidak tahu sampai terbakar. Memang sudah dua hari terbakar, tidak tahu juga kalau baunya sampai ke permukiman. Tapi nanti akan ditimbun lagi,” jelasnya.

Sementara itu, disampaikan Rudi, pihaknya juga telah menghubungi pimpinan proyek tersebut untuk segera menimbun batu bara, karena dampaknya dinilai sangat merugikan masyarakat sekitar.

“Sudah saya hubungi, katanya besok ditimbun. Batu bara ini kalau kena oksigen apalagi cuaca panas rentan terbakar. Semoga saja besok segera ditindaklanjuti,” pungkasnya. (*/zza/app)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

Check Also
Close
Back to top button