HLKolom Redaksi

Soal Polling Itu..

banner diskominfo kaltim

Oleh: Devi Alamsyah*

SUDAH sepekan ini DiswayKaltim.com membuat polling untuk bakal calon Pilwali Balikapan dan Samarinda tahun 2020. Respons-nya di luar ekspektasi. Terutama responden pada Pilwali Balikpapan, sangat luar biasa.

Sebetulnya, tim DiswayKaltim hanya ingin meramaikan jagat perpollingan saja. Sekalian untuk melihat sejauhmana dukungan terhadap bakal calon yang dimunculkan.

Baca Juga

Animo dukung-mendukung juga terlihat dari beberapa kali tim DiswayKaltim mendapat masukan dan kritikan dari berbagai kalangan. Baik dari kandidat yang diusung, maupun dari pendukungnya. Bahkan, diskusi soal polling ini juga ramai hingga grup-grup WhatsApp.

Ada beberapa hal yang perlu dijelaskan terkait, pertama; pemilihan bakal calon. Mungkin ada pertanyaan, kenapa nama-nama itu yang disorong. Bisa jadi, ada nama-nama kuat lainnya yang malah tidak dicantumkan pada polling tersebut.

Nama-nama tersebut muncul dari penelusuran tim terhadap peluang partai, peluang koalisi antar-partai dan komunikasi yang terdeteksi antara para bakal calon dengan partai. Selain itu, juga hasil dari wawancara background dengan beberapa sumber DiswayKaltim yang memang dari kalangan internal parpol atau yang dekat dengan tokoh-tokoh tersebut.

Tim sepenuhnya menyadari bahwa statement-statement politik para kandidat biasanya datar dan diplomatis. Apalagi dalam urusan politik. Hingga sampai pada waktunya. Sebelum itu, pasti akan dibuat ngambang dan abu-abu.

Kendati ada beberapa kandidat yang sudah mendeklarasikan diri dan bergerilya, namun tetap saja harus dibaca kemungkinan lain.

Ada juga tokoh yang secara kedekatan dengan publik kuat. Memiliki basis konstituen yang tak kalah kuatnya, namun tidak kita pasang namanya dalam polling.

Hal yang demikian lantaran tim DiswayKaltim menganalisa, sulit kandidat tersebut didorong maju karena tidak mendapat dukungan partai dan dukungan finansial. Sementara kandidat bakal calon tersebut juga tidak melakukan deklarasi, pernyataan diri siap maju.

Tapi, jika seumpama yang bersangkutan melakukan deklarasi dan menyatakan diri, kendati belum pasti mendapat dukungan di atas kertas dari partai tertentu, tetap akan diakomodasi dalam polling tersebut. Deklarasi merupakan bentuk nyata dari kesiapan balon.

Deklarasi juga tidak hanya dilihat berupa statement saja, tapi juga melalui penunjukkan diri pada media promo lain, seperti baliho dan media berbasis internet. Kemudian dengan adanya pembentukan tim suksesi.

Tidak hanya jalur partai, tim DiswayKaltim juga membaca balon melalui jalur indepeden. Ini untuk memberikan kesempatan kepada masyarakat luas untuk memilih dan dipilih. Syaratnya, hanya menyatakan diri siap maju pilwali. Dengan begitu, bisa melihat respons dukungan warga.

Polling rencananya akan berjalan dua bulan hingga Agustus. Secara teknis dibuat semudah mungkin untuk menjaring potensi dukungan yang lebih besar. Kita ingin melihat sejauhmana dukungan masyarakat terhadap balon yang ditampilkan.

Tim DiswayKaltim juga akan melakukan evaluasi, mana kandidiat yang akan dieliminasi lantaran kurang dukungan, serta bisa jadi ada balon baru yang akan meramaikan polling Pilwali di dua kota ini.

Tentu, hasil polling nanti tidak langsung bisa dikorelasikan dengan kandidat yang bakal menang. Karena hasil pastinya, ya saat pencoblosan di TPS. Tapi setidaknya, publik tahu besarnya dukungan terhadap balon tertentu. Dan ini juga bisa menjadi bahan evaluasi para balon, sejauhmana pencalonannya nanti didukung masyarakat.

Terima Kasih atas partisipasinya, dan silakan memilih calon yang akan didukung  bagi yang belum..

Untuk saran dan masukan bisa via email [email protected]

*/Pemimpin Redaksi DiswayKaltim.com

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

Check Also
Close
Back to top button