HL

Saatnya Kaltim Cari PAD di Luar Tambang

Samarinda, DiswayKaltim – Pertumbuhan ekonomi Kaltim masih didominasi sektor sumber daya alam (SDA) tidak terbaharukan, seperti pertambangan.

Karena itu, kantor perwakilan Bank Indonesia (KPw-BI) Kaltim menyarankan pemerintah provinsi agar mencari sumber pendapatan daerah di luar tambang. Sebab, jika hanya berharap kepada pertambangan, hal ini dinilai sangat riskan.

Menurut Kapala KPw-BI Kaltim, Muhamad Nur mengatakan, sedikitnya ada dua alternatif pendapatan yang sangat potensial untuk dilakukan agar meningkatkan kualitas perekonomian di Kaltim. Yaitu, pengolahan CPO dan sektor pariwisata.

Baca Juga

“Saat ini pemerintah masih berfokus pada sektor pertambangan. Harus ada alternatif tambahan. Agar perekonomian di Kaltim terus mengalami kenaikan,” katanya, saat Halalbihalal bersama media massa, Selasa (18/6/2019).

Menurutnya, Benua Etam sangat kaya dengan potensi wisata, seperti bahari dan wisata alam. Walaupun, saat ini, langkah terbaik telah dilakukan Pemprov Kaltim yang telah melakukan penandatanganan kerja sama dengan Pemerintah Negara Seychelles untuk mengembangkan Kepulauan Maratua sebagai Blue Ecotourism di bawah PT Pembangunan Pulau Nusantara.

“Saya rasa, kerja sama untuk mengembangkan wisata bahari di kepulauan Maratua ini sangat baik. Kami sangat mendukung,” ucapnya.

Akan memiliki dampak keuntungan ganda jika pengembangan obyek wisata di Kaltim. Selain membuka lapangan pekerjaan baru, dari pariwisata dapat menarik para wisatawan asing yang membuat perbaikan neraca perdagangan negara dari sisi penerimaan devisa.

“Saya dengar, di sana nanti akan memerapkan wisata kelas atas, dan kebanyakan turis dari mancanegara, sehingga penerimaan negara melalui devisa menjadi lebih banyak,” ungkapnya. (mfy/eny)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

Check Also
Close
Back to top button