FeatureIndex BeritaPendidikan

Kesan Amyra Zahwa selama 5 Bulan Sekolah di AS

Melihat Kota Chicago di Bawah Kaki

Amyra Zahwa Wicaksana tidak terlalu khawatir dengan pandemi varian baru ini. Selama 5 bulan terakhir mengikuti pertukaran pelajar Program KL YES di Amerika Serikat, ia merasa kehidupan negara itu sudah berjalan normal. Pun tiap sekolah sudah menerapkan tatap muka.

Devi Alamsyah, Samarinda.

“Menurut saya overall kehidupan di sini udah jauh lebih normal dari Indonesia,” katanya kepada Harian Disway Kaltim-Kaltara.

Amyra Zahwa merupakan siswi SMAN 10 Samarinda, Kalimantan Timur. Ia terpilih mewakili Indonesia mengikuti Program Kennedy-Lugar Youth Exchange and Study (KL YES) 2021/2022—Program pertukaran pelajar dengan beasiswa penuh dari pemerintah Amerika Serikat.

Ia adalah anak sulung dari 4 bersaudara pasangan Priangga Wicaksana dan Indo Saka Hidayani. Semua nama saudaranya berakhiran “Wicaksana”: Asyam Zhafran Wicaksana; Alva Zhafira Wicaksana; dan si bungsu Abrizam Zubair Wicaksana.

Amyra Zahwa lahir di Samarinda tahun 2004 lalu. Kini keluarganya tinggal di Jalan Abdul Wahab Syahranie 7, Samarinda.

Menurutnya, di AS penggunaan masker sekarang ini hanya di tempat-tempat tertentu saja. Seperti di sekolah, teater, rumah sakit, klinik. Anehnya justru di bioskop bebas. Tanpa harus pakai masker.

Kebanyakan tempat publik yang berada di luar ruangan, kata dia, tidak mewajibkan harus bermasker. Misalnya di jalanan, pusat perbelanjaan atau mal. “Tapi intinya tergantung kebijakan tempat tersebut,” jelasnya.

Amyra tinggal di Kota Grand Rapids—negara bagian Michigan, Amerika Serikat. Sekolahnya di Wellspring Preparatory School. Ia bisa menyimpulkan bahwa warga AS tidak sepanik sebelumnya terhadap pandemi cukup kuat. Karena selama di AS, Amyra sudah tinggal dengan tiga host family yang latarbelakangnya berbeda-beda.

Pernah tinggal di keluarga Caucasian, African-American dan juga Vietnamese.

Orang tua asuh pertama The Storm Family. Amyra Zahwa tinggal selama 5 minggu. Ia tak sendirian. Ada juga anak pertukaran pelajar dari Kuwait yang tinggal serumah. Pengasuhnya Susy Storm adalah seorang ibu tunggal.

Kemudian pindah ke rumah The Potter Family. Amyra tinggal selama 2 bulan. Ini keluarga black American. Keluarga yang ramai. Seru karena mereka punya banyak anak. Ada 7 anak plus tambah Amyra, jadi 8. Di rumahnya juga tinggal 1 keponakan yang seusia Amyra dari Kepulauan Virgin Inggris.

1 2 3 4 5Laman berikutnya

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

Back to top button