FeatureHL

Sediakan Tusuk Gigi sebelum Masuk Lift, Kamar Disemprot Disinfektan

Karyawan Hotel Bumi Senyiur membersihkan barrier yang di pasang di meja makan. Hal ini rutin dilakukan demi menjaga kebersihan. Sekaligus memberikan rasa aman pada tamu. (Dian Adi P/Disway Kaltim)

Industri perhotelan salah satu yang terdampak pandemi. Mereka harus bertahan. Mereka harus meyakinkan konsumen untuk percaya dan yakin bahwa hotelnya aman dari virus corona.

Samarinda, nomorsatukaltim.com – Menjelang sore, Nina Iskandar (35) akhirnya tiba di Hotel Bumi Senyiur, yang beralamat di Jalan Pangeran Diponegoro, Kecamatan Samarinda Ilir.

Ia tak sabar hendak bertemu dengan kawan lamanya, yang sudah jauh-jauh datang dari Jakarta. Kawannya itu berkesempatan datang kembali ke Kota Tepian, karena ada urusan pekerjaan. Sudah semalam kawan masa SMA-nya itu tiba dan menginap di hotel bintang empat tersebut.

Karena lama tak bersua, mereka pun membuat janji untuk bertemu di lobi hotel. Dari arah parkiran Nina berjalan menuju lobi hotel. Sembari mengotak atik layar ponselnya. Nina mengabarkan bahwa dirinya hampir sampai di tempat pertemuan. Sedang asyik berbalas pesan, Nina sedikit terkejut ketika disambut ramah oleh security hotel. Ia diminta untuk menjalani protokol kesehatan lebih dahulu sebelum masuk ke lobi hotel.

Dengan senang hati, Nina lalu menggunakan hand sanitizer yang telah disediakan. Suhu tubuhnya pun juga turut dicek, sebelum akhirnya ia harus melewati bilik disinfektan.

Setelah mengikuti serangkaian protokol kesehatan, ia baru bisa masuk ke lobi. Di sana sudah ada kawan perempuannya yang sedari tadi menanti duduk di sofa lobi hotel.

Dengan mengeluarkan suara ceria, keduanya mengungkapkan rasa rindu lama tak berjumpa. Belum sempat duduk di sofa, kawan perempuannya yang diketahui bernama Ira itu, mengajaknya untuk berbincang lebih lanjut di kamar hotel. Saat didalam lift, Nina sempat bertanya guna tusuk gigi yang disediakan yang kemudian diambil oleh Ira. Rupanya agar aman tak langsung menyentuh tombol lift.

Dua wanita ini merupakan salah satu tamu dan pengunjung hotel yang harus mengikuti sejumlah protokol kesehatan yang diterapkan di Hotel Bumi Senyiur. “Bagus aja sih ini kalau ada peraturan untuk tetap mengikuti protokol kesehatan walaupun ini sedang di dalam hotel. Bagus biar merasa lebih aman dan nyaman,” ucapnya kepada Disway Kaltim Selasa (21/7).

Hotel Bumi Senyiur adalah salah satu penginapan berbintang di Samarinda. Yang mewajibkan menerapkan protokol kesehatan di tengah pandemi COVID-19 bagi para tamu maupun pengunjungnya.

Syiar Islami, corporate general manager Hotel Bumi Senyiur mengungkapkan, bahwa pihaknya memprioritaskan protokol kesehatan.  Demi keamanan dan kenyamanan di tengah masifnya penyebaran virus corona yang terjadi di Kota Tepian. Bahkan protokol kesehatan sifatnya wajib diterapkan yang dibagi menjadi tiga kategori.

“Ada tiga kategori yang wajib menjalankan protokol kesehatan. Yakni bagi tamu, karyawan dan supplier. Tiga ini yang sangat kami perhatikan,” ungkapnya kepada Disway Kaltim.

Syiar merincikan secara detail penerapan protokol kesehatan COVID-19. Yang dilaksanakan secara ketat dan disiplin pada hotel yang sudah berdiri sejak 1995 tersebut. Diawali dengan menggunakan hand sanitizer dan pengecekan suhu tubuh sebelum akhirnya melewati bilik disinfektan.

“Pengunjung maupun tamu yang masuk ke Hotel Bumi Senyiur harus jalani itu dulu sebelum masuk ke lobi hotel,” ucapnya.

Apabila suhu tubuh pengunjung di atas standar, maka tidak memperkenankan masuk ke dalam hotel. Dan diarahkan untuk menghubungi 112. “Tapi itu dilakukan tidak hanya sekali. Biasa kita berikan jeda waktu untuk diperiksa kembali sebanyak tiga kali. Apabila hasilnya sama, maka tidak diperkenankan,” terangnya.

Setelah menjalani rangkaian tersebut, bagi tamu yang hendak check in di resepsionis akan diterapkan jaga jarak. Di sana pihak hotel juga telah memasang barrier atau pembatas ketika akan bertransaksi sewa kamar. “Kita juga meminimalkan untuk alat tulis telah disterilkan dengan disinfektan. Walaupun tamu harus registrasi tapi hanya untuk tanda tangan saja,” ujarnya.

Kemudian untuk menuju kamar, bagi para tamu ketika hendak menggunakan lift tak mesti memeggang tombolnya secara langsung. Sudah ada disediakan tusuk gigi. “Di dalam lift juga kami khususkan hanya untuk empat orang saja dan sudah kami berikan tanda di lift,” lanjutnya.

Sementara itu, untuk memastikan kondisi hotel selalu steril dan bersih. Bumi Senyiur memastikan setiap kamar yang ditawarkan kepada konsumen juga telah melalui proses sterilisasi. Dengan dilakukan penyemprotan disinfektan selama 24 jam sejak pengguna terakhir check out.

“Kalau untuk di bagian publik area juga disterilkan setiap empat jam sekali. Seperti pintu, tombol lift dan semua yang penggunaannya masif,” imbuhnya.

1 2Laman berikutnya

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

Check Also
Close
Back to top button