Ekonomi

Lirik Pasar Luar Negeri, Kukar Mulai Kembangkan Udang Vaname 

Kutai Kartanegara, nomorsatukaltim.com – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Kutai Kartanegara (Kukar) mencoba peluang pengembangan dan budi daya udang vaname. Khususnya di daerah pesisir Kecamatan Muara Badak, Marangkayu dan Samboja.

Bahkan kini dalam proses pembukaan lahan. Kurang lebih 3 ribu hektare luasannya. Bahkan sudah menjalin komunikasi dengan Kementerian Kelautan dan Perikanan. Bagaimana peningkatan produksi udang vaname tersebut.

Berbicara prospek, dijelaskan oleh Sekretaris Dinas Kelautan dan Perikanan (DKP) Kukar, Muslik, disebut cukup menjanjikan.

Bahkan pasarnya pun tersedia. Kelas ekspor. Dalam satu hectare lahan, bisa menghasilkan produksi 600 kilogram (kg). Sedangkan potensi lahan yang bisa dikembangkan di Kecamatan Muara Badak, mencapai 12-16 hektare.

Berbicara pasar, diungkapkan Muslik sangat menjanjikan. Yang jadi perhatian DKP Kukar saat ini, bagaimana mengelola sisi hulunya. Proses pengembangan dan budidayanya.

Dikarenakan memang pengembangan udang vaname ini, menerapkan budi daya semi intensif hingga intensif. Dengan menggunakan teknologi tinggi. Makanya saat ini sedang berupaya melakukan program percontohannya. Agar ujungnya dapat diserahkan pengelolaannya kepada masyarakat. “Pasarnya sudah ada, tinggal bagaimana produksinya, hulunya yang sedang kita persiapkan,” jelas Muslik dikutip dari Disway Kaltim, Selasa (21/9/2021).

Sementara itu, Kabid Pemberdayaan Usaha Kecil Pembudidaya Ikan DKP Kukar, Fadli, membenarkan jika budi daya udang vaname mengharuskan menerapkan teknologi tinggi.

Sementara bisa disebut penambak ikan di Kukar, masih banyak yang masih menerapkan pola tradisional dalam pembudidayaan udang. Bisa dianggap belum terlalu siap.

Dengan penerapan teknologi, tentunya bakal menghasilkan limbah budidayanya. Ditakutkan malah mengganggu budi daya udang windu yang menjadi budi daya utama di pesisir Kukar.

1 2Laman berikutnya

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

Back to top button