Ekonomi

Libur Natal, Kunjungan Mal Naik 

Balikpapan, nomorsatukaltim.com – Momen libur Natal dan Tahun Baru 2020 salah satu yang ditunggu masyarakat. Pada momen tersebut tak semua masyarakat memutuskan untuk pergi berlibur ke luar kota. Ada juga yang tetap tinggal.

Tak sedikit masyarakat yang juga memutuskan untuk pergi ke pusat perbelanjaan. Dengan begitu, kunjungan mal selama libur Natal kemarin mengalami kenaikan signifikan.

Mal Balikpapan Plaza misalnya. Kunjungan naik 45 persen apabila dibandingkan periode sama pada tahun lalu. Berdasarkan data month to date, pada 25 Desember 2019 kunjungan sebanyak 979.469. Sementara 25 Desember 2020 sebanyak 1.419.583 pengunjung. Dan 26 Desember 2019 sebanyak 1.015.706, sedangkan 26 Desember 2020 mencapai 1.476.476 pengunjung.

“Melihat data yang terhimpun tersebut mengalami kenaikan 44-45 persen pengunjung. Data itu 2 hari yang sama antara tahun lalu dengan tahun ini,” jelas Public Relation Plaza Balikpapan, Berka Sasongko saat dihubungi Disway Kaltim dan nomorsatukaltim.com, Minggu (27/12).

Baca Juga

Menurutnya, banyak faktor naiknya kunjungan mal tersebut. Di antaranya beberapa tempat wisata tutup. Kemudian banyak masyarakat juga tidak melakukan perjalanan keluar kota.

“Keadaan emosional warga setelah anjuran pemerintah libur akhir Natal lebih longgar ketimbang libur Lebaran. Jadi beberapa mal di akhir tahun ini memang jadi destinasi utama,” ucapnya.

Selain itu, Berka mengatakan, pada dua hari kemarin Balikpapan Plaza juga menggelar pameran kuliner kekinian di atrium. “Memang kalau dilihat dari mata cukup ramai sekali. Dan Bay Park yang merupakan fasilitas di sekitar plaza mulai digemari warga Balikpapan untuk meluangkan waktu bersama teman atau keluarga,” ujarnya.

Menyikapi naiknya jumlah pengunjung, Berka menyebut pengelola mal sangat menekankan penerapan protokol kesehatan. Yaitu beberapa tim security berkeliling untuk mensosialisaikan penggunaan masker dan jaga jarak.

Untuk trafik, kata Berka, tetap ramai sejak opening jam 11.00 siang sampai tutup jam 10.00 malam. Kondisi tersebut berbeda dengan tahun lalu yang ramai ketika ada event yang masif menghadirkan artis atau penampilan hiburan lainnya.

“Kalau di tahun ini tingkat pengunjung stabil dari jam per jamnya. Jadi tak mengakibatkan penumpukan customer di area mal kita. Sehingga social distancing-nya tetap terkendali,” imbuh Berka. (fey/eny)

1 2Laman berikutnya

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

Check Also
Close
Back to top button