Ekonomi

Tahun Baru 2021 Tanpa Pesta

banner diskominfo kaltim

Balikpapan, nomorsatukaltim.com – Tak lama lagi, libur Natal dan pergantian tahun baru akan dinikmati seluruh masyarakat. Pada pengujung tahun ini akan dirayakan berbeda. Mengingat pandemi COVID-19 belum berakhir.

Jika tahun lalu perayaan pergantian tahun dirayakan dengan meriah. Seperti pesta kembang api, dan musik yang menghidupkan suasana perayaan. Namun pada tahun ini, mal sebagai salah satu yang menggelar acara, meniadakan kegiatan besar untuk merayakan tahun baru.

General Manager e-Walk dan Pentacity Balikpapan Yudhi Saharuddin mengatakan, kebiasaan baru untuk beradaptasi terhadap protokol kesehatan saat ini sudah terbangun oleh masyarakat. Hal itu terlihat saat pengunjung datang ke mal.

“Pengunjung dengan sendirinya sudah tercipta bahwa untuk bepergian menggunakan masker. Kemudian saat makan di restoran menjaga jarak. Hal-hal ini yang sudah terbangun oleh masyarakat,” kata Yudhi Saharuddin.

Baca Juga

Kini pengunjung mal mulai bertumbuh. Pada saat weekday mencapai 40 persen. Kemudian pada weekend mencapai 50 persen pengunjung. “Itu adalah kunjungan untuk e-Walk dan Pentacity.  Jadi kalau melihat kebiasaan baru pengunjung sudah muncul. Datang hanya untuk membeli, begitu mal ramai mulai menarik diri untuk pulang,” terangnya saat dijumpai saat membuka kembali Wahana Ice Skating di Pentacity Mal BSB, Jumat (27/11).

Menurutnya, kebiasaan baru oleh pengunjung saat ini datang hanya untuk berbelanja dan tidak berlama-lama di mal. “Kalau melihat dari lamanya parkir. Datang sekitar 1 jam atau paling lama 2 jam. Apabila lebih dari 3 jam itu pengunjung yang stay di hotel. Karena di area Balikpapan Super Blok ada empat hotel,” bebernya.

Disebutkanya, saat masa normal dulu pengunjung bisa berkunjung ke mal hingga 3 jam lebih. Selain itu, untuk bioskop juga belum dibuka semuanya.  “Karena nonton belum maksimal dan belum semua studio yang buka. XXI di Pentacity juga belum buka. Yang lain buka dengan kondisi yang ada.”

Untuk trafik pengunjung, Yudhi menyebut, belum mencapai angka normal seperti 2019 kemarin. Namun kini perlahan kunjungan menunjukkan kenaikan.

Sedangkan tingkat transaksi juga perlahan naik. Meskipun belum naik signifikan dari normal. “Pada saat pandemi ini transaksi pada tenant turun hingga 50 persen,” ujarnya.

1 2Laman berikutnya

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

Check Also
Close
Back to top button