Ekonomi

Penuhi Permintaan Pasar, Permata Gading Terapkan Skema Kredit Syariah

banner diskominfo kaltim

Balikpapan, DiswayKaltim.com– Untuk memenuhi permintaan konsumen yang menginginkan transaksi jual beli sesuai dengan syariah Islam, manajemen perumahan Permata Gading Residence menawarkan pilihan dengan skema penjualan Kredit Tanpa Riba (KTR).

Sistemnya pembali langsung kredit kepada pihak developer tanpa melalui bank. Tanpa bunga, tanpa denda, asuransi hingga tanpa BI Checking.

Komplek perumahan yang berlokasi di Jalan Syarifudin Yoes itu, telah menerapkan sistem KTR sejak tahun 2016. Dan telah menjual sebanyak 25 unit rumah berbagai tipe menggunakan sistem kredit syariah.

Baca Juga

Marketing Manager PT Rachmat Agung Sentosa, developer Permata Gading, Rendy Rahadian Nata menceritakan. “Awalnya banyak permintaan dari customer yang menginginkan cicilan lansung ke developer, dengan konsep syariah atau tanpa riba,”

Pembeli, lanjut Rendy, juga menginginkan tenor atau jangka waktu kredit yang lama. “Jadi dibuka program kredit syariah, dengan jangka waktu kredit selama lima tahun dan cicilan sekitar Rp 11 juta,”. ujarnya, Selasa (20/8/2019), saat ditemui di kantor marketing Permata Gading.

Akad atau perjanjian jual beli yang dipedomani, kata Rendy, yaitu akad istishnah ijarah. Yaitu jual beli dalam bentuk pemesanan pembuatan barang tertentu dengan persyaratan dan kriteria tertentu yang disepakati antara penjual dan pembeli.

Selain itu, Rendy juga menjelaskan jika terjadi kredit macet atau wanprestasi, properti akan dijual bersama-sama developer dan pemilik sesuai dengan harga pasar. Setelah terjual pihak developer hanya akan mengambil sisa tunggakan, selebihnya untuk pemilik.

“Jika terjadi wanprestasi dengan alasan yang bisa diterima, kita jual sama-sama. Namun sampai saat ini belum ada terjadi,” jelasnya.

PT Rachmat Agung Sentosa (Rachmat Group Land) mulanya membagun sebanyak 364 unit rumah tipe 36, 45 dan 60. “Dibagi dalam tiga cluster, yaitu Gading Mansion, Gading Residence dan yang terbaru cluster Gading City,” jelas Rendy.

Tipe rumahnya ada tiga variasi. Tipe 36, 45 dan 60. “Harganya mulai dari Rp 700 juta hingga Rp 1,2 miliar. Hampir semua unit sudah terjual saat ini, tersisa 12 unit,” tambahnya.

Harga itu tetap. Apapun cara pembayarannya, bedanya ada di promo diskon. “Kalau cash dapat diskon sampai 10 persen untuk KTR diskonnya sekitar 8 persen. Gratis biaya BPHTB, AJB, SHM dan balik nama sertifikat,” terang Rendy.

Saat ini, lanjutnya, Permata Gading tengah membangun satu cluster lagi, Gading Palace sebanyak 86 unit dan 58 di antaranya sudah terjual.

Terkait banyaknya peminat, Rendy mengungkapkan, kelebihannya di perumahan Permata Gading menggunakan sistem indent, pembeli diberikan fasilitas customize, yaitu menyesuaikan desain rumah, dengan keinginannya.

“Jadi pembeli boleh mengubah desain, tidak seperti perumahan pada umunya,” imbuhnya. (m6/dah)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

Back to top button