EkonomiHL

Kejar Target Produksi, PEP Aset 5 Tajak Enam Sumur Baru

General Manager Aset 5 Irwan Zuhri secara simbolis memberikan bantuan kepada panti asuhan pada acara syukuran tajak sumur PEP Asset 5.

Balikpapan, DiswayKaltim.com – Memasuki semester kedua 2019 PT Pertamina EP Asset 5 terus menggenjot produksi dengan menambah sumur-sumur baru.

Tercatat, sejak Juli hingga minggu pertama Agustus nanti ada enam sumur baru yang akan dibor untuk menemukan cadangan minyak dan gas terbaru.

Dengan enam sumur baru ini, Generel Manager PEP Aset 5 Irwan Zuhri berharap akan ada penambahan produksi yang hingga di awal semester kedua ini sebesar 17.905 barrel oil per day (BOPD).

Sumur-sumur tersebut, yakni B-1813 dan B-1801 di Lapangan Bunyu, Kabupaten Bulungan, Kalimantan Utara, sumur STE-13 dan SBR-C8  di Lapangan Sangatta, Kabupaten Kutai Timur dan Kabupaten Kutai Kartanegara, serta sumur LSE-P1904 dan SBJ-P19 dari Lapangan Sangasanga, Kabupaten Kutai Kartanegara.

“Sumur-sumur tersebut akan ditajak di bulan Juli dan Agustus, dan diprediksi dapat diproduksikan satu bulan kemudian. Potensi penambahan produksi untuk PEP Asset 5 sebesar kurang lebih 1.523 barrel oil per day (BOPD),” ujarnya, di sela syukuran tajak sumur di kantor PEP Aset 5, Senin (15/7/2019).

Berdasarkan data hingga akhir Juni 2019, tercatat produksi (year to date/YTD) minyak mentah PEP Asset 5 masih di bawah target, yaitu sebesar 17.905 BOPD dari target 18.522 BOPD.

Atau baru mencapai realisasi sebesar 96,7 persen. Sedangkan produksi gas bumi tercatat sebesar 16,57 million standard cubic feet per day (MMSCFD) dari target 15,07 MMSCFD, atau realisasi sebesar 109,9%.

Pada semester pertama 2019, PEP Aset 5 sudah menyelesaikan pengeboran 20 sumur. Hingga akhir tahun nanti direncanakan 49 sumur sudah bisa diproduksi demi memenuhi komitmen nasional.

“50 persen investasi Pertamina EP itu ada di Kalimantan. Wajib bersyukurlah karena investasi Pertamina itu lebih banyak di sini. Aset 5 ini menyumbang kurang lebih 18 ribu BOPD dari capaian nasional 85 ribu BOPD,” sebutnya.

Untuk menjaga performance produksi PEP Aset 5, kata Irwan, bukan tanpa kendala. Kondisi reservoir yang sudah tua menjadi tantangan tersendiri.

“Rata-rata sudah produksi sejak zaman Belanda. Misalnya di Lapangan Tanjung itu sejak 1950-an. Makanya perlu peremajaan sumur-sumur tua. Mencari potensi yang belum terlihat. Contoh di Sembakung, Semberah dan Samboja. Kita juga baru saja melakukan pemboran eksplorasi di Sumur Marlin, Lapangan Tanjung. Baru tajak,” ulasnya. (eny/dah)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

Check Also
Close
Back to top button