EkonomiHL

Pendapatan Kaltim Triwulan I 2019 Banyak Disokong Transfer Pusat

banner diskominfo kaltim

Muhamad Nur (ist)

Samarinda, DiswayKaltim.com – Kaltim patut berterimakasih dengan pemerintah pusat. Ini lantaran pendapatan terbesar triwulan I 2019 bersumber dari dana trasnfer pusat.

Dari data yang dilansir Bank Indonesia Perwakilan (BI Pwk) Kaltim, realisasi pendapatan triwulan pertama 2019 mencapai Rp 1,78 triliun atau 16,89 persen.

Baca Juga

Dibandingkan triwulan pertama pada periode 2018, realisasi pendapatan cenderung meningkat 5,03 persen (yoy).

Kepala Bank Indonesia Perwakilan (BI Pwk) Kaltim Muhamad Nur membeber sumber pendapatan terbesar adalah transfer senilai Rp 1,019 triliun.

“Faktor utama pendapatan daerah naik adalah transfer dari dana perimbangan. Itu mencakup DAU, DAK dan dana bagi hasil,” terang Nur.

Bahkan, pendapatan transfer tersebut disebut alami kenaikan dibandingkan tahun 2018, atau meningkat 15 persen (yoy).

Masih dari data BI, pendapatan transfer mencakup dua item yaitu dana perimbangan dan transfer pemerintah pusat lainnya.

Untuk realisasi dana perimbangan adalah Rp 1,019 triliun, terdiri dari tiga faktor penyokong. Diantaranya bagi hasil pajak non pajak senilai Rp Rp 602 miliar, dana alokasi umum Rp 271 miliar dan dana alokasi khusus Rp 144 miliar.

Sementara realisasi dari PAD untuk triwulan pertama justru kalah jauh dengan transfer pusat. Pendapatan dari PAD hanya Rp 759 miliar yang mencakup pajak daerah senilai Rp 461 miliar dan retribusi sebesar Rp 4,687 miliar.

Adapun untuk realisasi belanja per triwulan pertama adalah Rp 1,23 triliun atau 11,51 persen dari pagu anggaran. Adapun realisasi belanja triwulan I 2019 justru lebih rendah dibandingkan 2018 yakni RP 1,79 triliun. (m3/eny)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

Back to top button