Oil and Gas

SKK Migas-PHM Gandeng Polda Kaltim Penanaman Pohon di RMBC

Balikpapan, nomorsatukaltim.com – Satuan Kerja Khusus Pelaksana Kegiatan Hulu Minyak dan Gas Bumi (SKK Migas) Perwakilan Kalsul bersama Pertamina Hulu Mahakam (PHM) dan Polda Kaltim, melakukan penanaman pohon di Rocket Mahakam Beach Club (RMBC) Sepinggan, Balikpapan, Sabtu 22 Januari 2022.

Kepala SKK Migas Dwi Soetjipto turut menanam pohon di lokasi yang telah ditentukan, berdampingan dengan Kapolda Kaltim Irjen Pol Imam Sugianto.

Dilanjutkan dengan penanaman pohon oleh General Manager (GM) PHM Agus Amperianto, didampingi Kepala SKK Migas Perwakilan Kalsul Azhari Idris.

Azhari menyebut, kegiatan ini bagian dari rangkaian program SKK Migas dan Kontraktor Kontrak Kerja Sama (KKKS), secara spesifik dengan PHM dan Polda Kaltim. “Ini sebenarnya dalam rangka ulang tahun Kota Balikpapan, ada penanaman 25 ribu pohon. Secara simbolis kita mulai hari ini,” ujarnya.

Menurutnya selama ini SKK Migas Kalsul dan KKKS sudah melakukan banyak kegiatan penanaman pohon, baik di Kota Balikpapan maupun di daerah lain. Misalnya di Handil, Muara Jawa, Marangkayu, Penajam Paser Utara (PPU), Kutai Kertanegara, dan daerah lainnya di mana lokasi hulu migas beroperasi. “Ini akan terus berlanjut. Tidak pernah setop. Terus menerus menjadi bagian dari pada kegiatan rutin,” katanya pada nomorsatukaltim.com, jaringan media harian Disway Kaltim.

Menurutnya, program penanaman pohon ini erat hubungannya dengan program Low Carbon Initiative, yang termasuk dari Restra IOG 4.0 dalam Program Chapter 6B.

Inisiatif hulu migas untuk turut serta mengurangi karbon adalah upaya mendukung komitmen kebijakan pemerintah Indonesia kepada Paris Agreement.

Beberapa kebijakan terkait antara lain, Zero Flaring berdasarkan Peraturan Menteri (Permen) Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) nomor 17/2021, Proper LHK nomor 1/2021, pengelolaan energi berdasarkan Permen ESDM nomor 14/2022 dan PTK 005 SKK Migas. Serta penyusunan Permen ESDM Carbon Capture and Storage atau Carbon Capture, Utilization and Storage (CCS/CCUS).

Melalui kebijakan itu pula, hulu migas wajib melakukan penghijauan dengan upaya penanaman mangrove atau bakau di area pantai kawasan operasional KKKS offshore dan nearshore. Merehabilitasi Daerah Aliran Sungai (DAS) serta penanaman kembali di area perkantoran, ORF, Shorebase dan lain-lain.

1 2 3Laman berikutnya

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

Check Also
Close
Back to top button