Kolom Redaksi

Sertifikasi Bupati Edi

Oleh: Devi Alamsyah*

INI bukan ide baru sebetulnya. Sudah banyak disampaikan oleh banyak orang pula. Yang menarik justru bagaimana ide itu bisa terealisasi.

Saya kurang sepakat sekarang ini dengan istilah “ide itu mahal”. Susah dan sebagainya.,tapi sebetulnya yang lebih susah adalah mewujudkan ide tersebut.

Baca Juga

Selasa pekan lalu, saya diajak makan malam Pak Azhari Idris, kepala SKK Migas wilayah Kalimantan-Sulawesi. Beliau bersama Wisnu Wardhana, humas SKK dan beberapa timnya. Ini adalah pertemuan tatap muka ketiga kalinya dengan beliau.

Rupanya Pak Azhari dan rombongan baru dari Tenggarong, Kukar. Sebelum balik ke Balikpapan, mampir dulu di Samarinda. Kukar adalah wilayah penghasil minyak dan gas bumi di Kalimantan Timur. Tentu, SKK Migas dan Pemkab Kukar sudah sering berkomunikasi tentang banyak hal.

Pak Azhari menyampaikan pertemuan dengan Bupati Kukar Edi Damansyah. Mereka membahas program magang di perusahaan migas yang berada di wilayah Kalsul.

Bukankah sebelumnya sudah ada program seperti itu?

Tapi rupanya ini mau lebih dikonsolidasikan lagi. Program dulu-dulu itu hanya inisiatif masing-masing perusahaan migas. Atau biasa disebut kontraktor kontrak kerja sama (K3S).

Rencananya anak-anak muda di Kukar yang berminat dan memenuhi syarat akan dimagangkan di perusahaan migas. Mereka nanti akan mendapatkan sertifikat keahlian tertentu. Itu sebagai bekal kelak jika mereka masuk dunia kerja.

Bahkan, kata Azhari, Bupati Edi sudah menyiapkan alokasi anggaran untuk program tersebut. Perusda Kukar, PT Mahakam Gerbang Raja Migas (MRGM), yang mengelola dana participating interest dari Pertamina Hulu Mahakam (PHM) yang akan meng-cover dananya.

Langkah ini dilakukan untuk menyiapkan sumber daya manusia (SDM) di Kukar menyongsong ibu kota negara  (IKN) baru di Kaltim. Agar tidak ketinggalan dengan orang dari luar daerah. Apalagi IKN juga sebagian wilayahnya mengambil lokasi administrasi Pemkab Kukar. Selain Penajam Paser Utara (PPU).

“Kenapa hanya Kukar, bagaimana dengan daerah lain di Kaltim?” tanya saya.

“Karena Kukar daerah penghasil migas,” jelas Azhari.

Selain itu, sebetulnya ini inisiatif dari Bupati Edi Damansyah. Menurut Azhari, Pak Edi lah yang pertama kali datang ke kantor SKK Migas meminta ada program itu. Bersama jajarannya. Nah, kunjungan Azhari bersama Wisnu ini sebagai balasan dari pertemuan sebelumnya.

1 2 3Laman berikutnya

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

Check Also
Close
Back to top button