Penajam

Pemuda Terpecah, Hibah untuk KNPI PPU Ditunda

Komite Nasional Pemuda Indonesia (KNPI) Penajam Paser Utara (PPU) terpecah. Pencairan dana hibah dari Pemkab pun terpaksa ditunda.

nomorsatukaltim.com – Dualisme kepemimpinan DPD KNPI PPU itu mencuat setelah KNPI Kaltim versi Tito Sugiarto menerbitkan surat keputusan tentang pengangkatan pelaksana tugas (Plt) DPD KNPI PPU Nomor KEP.008/DPD KNPI/XI/2021 pada 10 November 2021.

Yakni menunjuk Eko Cahyo Riswanto sebagai Plt Ketua KNPI PPU. Menyusul keputusan pengangkatan Plt di 8 daerah lainnya di Kaltim. Dalam SK yang dikeluarkan itu, turut terlampir susunan pengurus KNPI PPU pimpinan Eko Cahyo Riswanto.

“Ini sesuai dengan kebijakan konsolidasi organisasi untuk segera membesarkan KNPI di seluruh daerah,” katanya saat dikonfirmasi beberapa waktu lalu dikutip dari Harian Disway Kaltim – Disway News Network (DNN).

Baca juga: Mencuat Dualisme KNPI PPU, Kubu Tito Keluarkan SK Pengangkatan Pengurus

Kekisruhan itu akhirnya berimbas pada kebijakan Pemkab PPU. Pasalnya, sebelumnya KNPI Kaltim versi Arif Rahman Hakim telah mengeluarkan SK, mendapuk Sulthan sebagai ketua DPD KNPI PPU periode 2020-2023.

Belakangan, Dinas Pendidikan Pemuda dan Olahraga (Disdikpora) PPU menerbitkan surat penundaan pencairan dana hibah. Surat bernomor 427/3466/Disdikpora-PO/XI/2021 ditujukan pada Badan Keuangan dan Aset Daerah PPU.

1 2Laman berikutnya

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

Check Also
Close
Back to top button