Mau Lihat Singapura? Di PPU Saja

PPU, nomorsatukaltim.com – Jika Anda ingin melihat Singapura namun belum cukup uang. Mungkin spot baru di Taman Bunga Rozeline, Penajam Paser Utara (PPU) ini bisa jadi penawarnya. Ya, walau sekadar miniature ikan berkepala singa yang serupa dengan ikon negeri tetangga, Patung Merlion yang megah itu.

Taman yang tepatnya berada di Kilometer 9 Nipah-Nipah tersebut, baru-baru ini mulai dibuka kembali. Meski dengan beberapa pembatasan. Setelah hampir setahun ditutup karena masa pandemi COVID-19.

Nah, untuk menambah cantiknya taman, pengelola menginisiasi untuk menambah ornamen menarik baru. Menambahkan beberapa daya tarik yang sudah ada. Seperti jembatan, berbagai patung, sarana permainan anak dan danau.

“Itu dibangun Agustus ini. Jadi kita pikirkan untuk mempercantik taman itu. Karena ada yang kurang. Perlu dicarikan spot yang menarik. Lalu, kebetulan ada yang menawari kami patung itu dengan harga murah, Rp 2,5 juta. Akhirnya itu saja yang kita pasang,” ujar Kepala Bidang Perumahan dan Permukiman di Dinas Perkimtan PPU, Khairil Achmad, Jumat (24/9).

Tak hanya satu, tapi dua patung yang identik dengan Negeri Singa itu sekaligus dipasang. Tepat di sisi danau taman yang terletak di tengah. Satu berada tepat di sisi jembatan. Satunya lagi tepat berada di hadapan, terpisah bentang danau.

Meski tak sebesar ukuran aslinya, hanya sekira 1 meteran, patung ini masih mirip aslinya. Bisa menyemburkan air dari bagian mulut singa.

Ongkos untuk pengadaan patung ini masuk dalam dana pemeliharaan taman. Anggaran pemeliharaan taman sendiri, di luar gaji petugas, yaitu sekira Rp 70 juta setahun.

“Pemeliharaan saja. Itu ada anggaran swakelola di sana. Untuk membeli material dalam perawatan taman. Jadi ada dana lebih, makanya dibelikan patung itu,” ungkap Khairil.

Taman Rozeline dibangun pada 2010 lalu. Idenya dari pemerintah daerah. Dengan konsep kreatif dan edukatif. Baru-baru ini, taman ini juga ditetapkan sebagai kawasan layak anak. Penghargaan diberikan dari tingkat provinsi dan pusat.

Selain itu, juga sempat meraih prestasi dengan masuk nominasi Anugerah Pesona Indonesia (API). Kategorinya Destinasi Kreatif Terpopuler 2020.

Khairil berharap dengan adanya spot baru ini, mampu menjadi daya tarik baru taman. Ia juga mengatakan sedang merencanakan untuk memperluas kawasan taman ini.

“Ada sisi belakang taman itu, yang saat ini dimanfaatkan sebagai green house, akan kita manfaatkan menjadi kawasan taman. Agar lebih luas lagi,” ujarnya.

Kalau diingat, adanya patung serupa maskot Singapura itu bukan yang pertama ada di Indonesia. Pun di Kaltim. Jauh sebelumnya, patung serupa dengan ukuran jauh lebih besar telah ada di Kota Bontang. Pada masanya, juga menjadi daya tarik untuk masyarakat.

Begitupun di sini. Semenjak adanya pada bulan lalu, tak sedikit warga yang mulai menjadikan patung ini latar baru saat mengabadikan momen. Biasanya saat akhir pekan.

Namun begitu, ada juga warga yang menyayangkan. Bukan tidak mengapresiasi usaha pemerintah, tapi lebih kepada pemilihan ornamennya.

“Sayang aja. Kenapa memilih ikon yang tidak mewakili daerah. Itukan meniru apa yang sudah ada di negara lain,” tutur Jun, salah satu warga yang pernah berkunjung ke sana.

Ada juga Agus. Senada ia menyarankan untuk memilih patung yang mencerminkan kebudayaan lokal PPU. “Kan bisa patung bekantan, atau burung khas Kalimantan. Banyak sih, tidak harus patung Singapura. Tapi ya bagus aja sudah,” tutupnya.

Bagaimana, Anda tertarik untuk melihatnya lebih dekat seraya berfoto bersama Patung Merlion mini itu? (rsy/ava)

Leave A Reply