Penajam

Penggugat Lahan Kantor Bupati PPU Bertambah Lagi

Iklan Ucapan Selamat Rektor Unmul

Ahli waris langsung Punggawa Lotong mendaftarkan gugatan intervensi di Pengadilan Penajam, Senin (30/8/2021). Terkait sengketa lahan milik Pemkab Penajam Paser Utara (PPU), yang di atasnya telah berdiri kantor bupati nan megah itu.

nomorsatukaltim.com – Belakangan, kasus sengketa lahan seluas 823 hektare ini mencuat ke permukaan. Hj Rostini dan Bobby Mahmud menuntut ganti rugi dan pengembalian atas lahan yang sudah dimiliki Pemkab PPU sejak 2002 lalu.

Adapun gugatannya itu sudah bergulir, dengan dilaksanakannya sidang perdana, Kamis (26/8) lalu. Sementara itu, muncul persoalan baru. Ada sepuluh ahli waris lain yang menyebutkan dirinya keturunan langsung Punggawa Lotong.

“Agendanya hari ini (kemarin, Red) kita mendaftarkan surat kuasa dan mengajukan sebagai pihak intervensi dalam perkara nomor 14/pdtg/2021/PN Penajam, kami dapat kuasa dari para ahli waris almarhum H Kaco, yang mana para ahli waris ini juga bersaudara kandung dengan almarhum H Mahmud. H Mahmud ini adalah suami dari penggugat di dalam perkara nomor 14 itu,” ungkap salah seorang kuasa hukum sepuluh ahli waris itu, Roy Yuniarso.

Baca Juga

Ia hadir langsung mendaftarkan gugatan intervensi itu didampingi tiga kuasa hukum lainnya. Hairul Bidol, Rudi Simanjuntak dan Abdul Khan. Roy mengatakan, surat kuasa sudah mereka daftarkan dan berharap itu dikabulkan oleh majelis hakim. Dasar intervensi itu ialah bahwa klien mereka juga merupakan ahli waris yang sah secara hukum.

“Alhamdulillah surat kuasa sudah kita daftar dan sudah kita terima, mudah-mudahan itu dikabulkan oleh majelis hakim, karena pada prinsipnya kita mau ini supaya jelas, karena dari klien kami juga adalah ahli waris,” tegas Roy.

Dengan gugatan ini Roy ingin menegaskan, kliennya memiliki kaitan hukum atas gugatan yang sedang berlangsung di PN Penajam. Kemudian pihaknya akan melihat kelanjutannya dan arahan dari pengadilan. Beberapa kemungkinan bisa saja terjadi setelahnya. Pastinya, pihaknya meminta diberikan ruang untuk berkomunikasi dengan pihak penggugat.

Ia menegaskan, dapat membuktikan kliennya memilih kaitan hukum terhadap almarhum Haji Mahmud, anak Punggawa Lotong.

“Ada 10 orang yang memberikan kuasa, ada saudara kandung sebagian, namun sebagian adalah anak dari saudara kandung yang sudah almarhum. Jadi kami memasukkan pihak intervensi ini punya kepentingan sendiri. Tapi nanti dalam perjalanan kita melihat, kita berharap penggugat dan ahli klien kami ada komunikasi, yang nanti akan menjadi lebih baiklah,” bebernya.

1 2Laman berikutnya

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

Check Also
Close
Back to top button