Penajam

Perusahaan Harus Taat Izin, Plt Sekkab PPU: Ini Instruksi Pusat

PPU, nomorsatukaltim.com – Tak sekali dua kali Pemkab Penajam Paser Utara (PPU) melakukan penindakan. Pada beberapa perusahaan pertambangan yang bergerak di wilayahnya.

Sepanjang tahun ini saja, setidaknya lebih lima kali dilakukan. Personel Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) kerap memimpin rombongan dalam melakukan penindakan.

Pertama awal tahun lalu. Proyek sumur gas Blok Wailawi di Kelurahan Nipah-Nipah disegel sementara. Begitupun pada proyek Pertamina, Refinery Development Master Plan (RDMP) di Kelurahan Lawe-Lawe.

Juga berbagai perusahaan tambang di Kelurahan Sesulu, Buluminung, Mentawir dan yang terakhir, Kelurahan Gersik. Semua pernah kegiatannya dihentikan sementara. Alat dan lokasi kerja dipagari garis polisi.

Plt Sekretaris Kabupaten PPU, Muliadi mengungkapkan hal itu dilakukan bukan tanpa alasan. Malahan punya alasan kuat. Yaitu menegakkan aturan hukum.

“Karena Kabupaten PPU ini menjadi sorotan secara nasional dan dunia pada umumnya. Terkait posisi kita sebagai IKN (ibu kota negara) baru,” ucapnya, Kamis, (24/6/2021).

1 2Laman berikutnya

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

Back to top button