Universitas Widya Gama Mahakam
DaerahPenajam

Siap-Siap, Tahun 2021 PPU Bakal Transfer Guru yang Nonlinier

PPU, nomorsatukaltim.com – Para guru di PPU harus siap-siap. Karena Dinas Pendidikan, Pemuda, dan Olahraga (Disdikpora) PPU sedang mewacanakan transfer guru. Tenaga pengajar yang ditarget adalah mereka yang mengajar di luar bidang ilmunya alias nonlinier.

Diketahuinya masih ada guru yang mengajar di luar bidangnya ini berawal dari pendataan tenaga pengajar di semua sekolah dasar dan menengah pertama di PPU. Yang ternyata masih mengalami kekurangan.

“Masih kurang 32 pengajar. Semoga bisa terpenuhi tahun depan. Minimalnya setengahnya,” ujar Kepala Disdikpora PPU, Alimuddin, Kamis 26 November 2020.

Dari pendataan itu akhirnya didapatkan permasalahan lain. Ya soal guru nonlinier tadi. Walau memang jumlahnya tidak besar, hanya sekitar 10 persen saja. Tapi bagi Disdik, tetap saja itu kesalahan dan berpotensi membuat kegiatan belajar tidak optimal.

Baca Juga

Maka dalam beberapa waktu ke depan, program linierisasi akan dilakukan Disdik. Alimuddin tahu kebijakan itu tidak populer. Tapi tidak salah langkah karena ada dasarnya. Yakni Peraturan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan (Permendikbud) Nomor 46 Tahun 2016 tentang Penataan Linieritas Guru Bersertifikat Pendidik. Pemerintah berharap ke depan kiprah guru dalam mengajar semakin profesional.

“Nah, program kita adalah melinierkan. Mengembalikan mereka ke relnya,” sambungnya.

Yang ia kejar ada 3 hal. Pertama, guru yang mengajar sesuai background pendidikan S-1. Kedua, guru mengajar dalam satu rumpun pelajaran. Misalnya, pada guru bahasa. Lalu ketiga, guru yang mengajar pada mapel yang satu kagetori sama seperti sains.

“Semisal guru kelas, jangan mengajar mapel olahraga lagi,” tukasnya. Hal ini yang paling banyak terjadi di PPU. “Kalau guru matematika, mengajar fisika atau jadi guru kelas, itu masih bisa dikatakan linier,” imbuhnya.

1 2Laman berikutnya

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

Check Also
Close
Back to top button