DaerahPenajam

Sungai Tunan PPU Butuh Menara Pantau

PPU, nomorsatukaltim.com – Kabupaten Penajam Paser Utara (PPU) memiliki banyak Daerah Aliran Sungai (DAS). Salah satunya Sungai Tunan. Yang ada di Kelurahan Waru, Kecamatan Waru. Yang belakangan menjadi kawasan ekowisata.

Sungai Tunan memiliki banyak potensi. Seperti menjadi habitat favorit hewan endemik khas Kalimantan. Yakni bekantan.

Untuk menjaga lingkungan di kawasan ini, akademisi Tata Ruang Kaltim sekaligus Penanggung Jawab Pro-P2KPM PPU, Sunarto Sastrowardojo mengusulkan adanya menara pantau. Ia sudah melakukan penelitian di situ.

“Jangan sampai kekayaan hayati ini kelak hilang dan kita hanya bisa bercerita tanpa bisa menunjukkan langsung, makanya ekosistem ini harus diawasai dan dijaga supaya dari kepariwisataan dan ekonomi lokal juga berkesinambungan,” ucap Narto, sapaannya.

Baca Juga

Fungsi lain dari menara pantau adalah untuk melihat pergerakan primata, burung, dan binatang tersebut. Sehingga mereka yang bertugas melakukan pengawasan di menara pantau bisa mencatat dalam jurnal harian tentang aktivitas di kawasan itu.

“Ini dalam rangka memberikan masukan kepada Pemerintah Kabupaten PPU ketika kelak ada IKN. Ini mau dijadikan apa, kita tahu bahwa ring satu di Kecamatan Sepaku sudah jelas, nggak bisa diapa-apakan,” bebernya.

Menara pantau juga berguna untuk melihat aktivitas warga di sekitarnya. Baik aktivitas yang positif maupun yang mengarah ke hal negatif.

“Jika positif tentu hal itu akan menjadi nilai tambah terhadap kelestarian lingkungan DAS Tunan. Yang terdapat berbagai fauna tersebut, antara lain bekantan, lutung, monyet, buaya, dan lainnya,” jelasnya.

1 2Laman berikutnya

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

Back to top button