Sungai Kandilo Meluap, Puluhan Rumah Terisolasi Akibat Banjir

PASER, nomorsatukaltim.com – Curah hujan intensitas tinggi mengguyur Kabupaten Paser. Imbasnya, Sungai Kandilo ikut meluap dan menyebabkan rumah warga terendam banjir hingga longsor.

Seperti di Kecamatan Muara Komam. Setidaknya beberapa desa kebanjiran. Di antaranya Kelurahan Muara Komam, Desa Batu Butok, dan Desa Uko. Hal ini disampaikan Pelaksana tugas (Plt) Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Paser, Masriah.

Pihaknya mencatat, korban bencana banjir dan tanah longsor sebanyak 90 kepala keluarga (KK). Satu KK terdampak longsor akibat banjir. Beberapa desa pun terisolasi.

Baca juga: Banjir Di Kubar, Kampung Muara Beloan Menanti Bantuan 

“Ya akhir-akhir ini karena curah hujan tinggi di hulu Sungai Kandilo,” kata Masriah, Senin (4/10/2021) kepada nomorsatukaltim.com – Disway News Network (DNN).

Dikatakannya, Sungai Kandilo tidak mampu menahan debit air yang meluap dari beberapa anak sungai di bagian hulu.

“Kami melihat aliran sungai ini sudah mulai berkurang daerah resapan airnya,” sambungnya.

Saat ini Pusat Pengendalian Operasi Penanggulangan Bencana (Pusdalops) BPBD Paser bersama tim gabungan Polsek Muara Komam, Koramil Muara Komam, Satpol PP, relawan, pemerintah kecamatan-desa, tengah berkoordinasi untuk mengevakusi dan membantu warga yang daerahnya terisolir banjir.

“Kendala yang kami alami di lapangan situasi air terkadang naik terkadang surut, dan saat ini hujan mulai turun kembali,” aku dia.

Terpisah, Personel Rescue BPBD Paser, Marwansyah mengimbau warga yang berada di daerah aliran sungai (DAS) Kandilo untuk waspada.

Seperti Kecamatan Muara Samu, Desa Suwoto, Desa lempesu, Desa Bekoso,Desa Damit, Desa Sangkuriman, Desa Suatang Keteban, Desa Tanah Priuk, dan Dusun Pembencengan Kecamatan Pasir Belengkong.

“Karena debit air di Muara Komam ini sedang tinggi dan semakin meluap,” tutur Marwansyah.

Data yang dihimpun, daerah di Kecamatan Muara Komam yang terdampak banjir, yakni di Kelurahan Muara Komam, RT 7 sebanyak 10 KK dengan 40 jiwa, RT 8 ada 3 KK dan 11 jiwa, RT 11 total 19 KK dengan 67 jiwa, RT 12 sebanyak 39 KK dan 120 jiwa, RT 13 ada 2 KK 9 jiwa, serta TK PAUD Sama Taka, RT 14 terdapat 1 KK dengan 3 jiwa.

Desa Batu Butok, di RT 2 sebanyak 7 KK, RT 3 total 1 KK, RT 5 ada 5 KK, RT 6 terdapat 1 KK dan 1 KK mengalami longsor. Desa Uko RT 2 dan terisolasi 20 KK.

Sementara Desa Muara Payang, Desa Long Say, Desa Lusan dan Swan Slutung, terisolasi karena aksesnya terendam banjir dengan ketinggian sekira 1 meter. (asa/zul)

Leave A Reply